Dimotori Anis Matta, Garbi Siap Jadi Partai

Senin, 8 Juli 2019 - 07:50 WIB

Tawarkan Ide Kebangsaan

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR–Rapat koordinasi (Rakor) Ormas Gerakan Arah Baru Indonesia (Garbi) se KTI siap dilaksanakan di Hotel Harper Makassar, Senin, 8 Juli. Ajang ini menjadi momentum sosialisasi ide dan visi misi Garbi. Kegiatan ini juga bisa menjadi tolok ukur segera mendeklarasikan diri sebagai partai politik (parpol).

Salah satu pendiri Garbi, Anis Matta menyampaikan dua kali pilpres terakhir, nyaris tidak ada ide-ide kebangsaan yang bisa terealisasi dan memberi pengaruh luas bagi kebangkitan peradaban masyarakat di tanah air. Karenanya, Anis menawarkan ide-ide melalui Garbi, yang juga sudah dituangkan dalam bukunya “Gelombang Ketiga Indonesia: Peta Jalan Menuju Masa Depan.”

“Ini adalah gerakan kebangkitan pemikiran. Harus menjadi gerakan politik supaya tidak hanya jadi wacana pemikiran. Sehingga bisa menjadi visi misi negara,” kata Anis di RM Apong, malam tadi. Karenanya, soal kapan Garbi menjadi partai hanya sisa menunggu waktu. Terlebih infrastruktur Garbi sudah lengkap dihampir di seluruh provinsi, kabupaten kota hingga kecamatan dan kelurahan di tanah air.

Soal suksesi pilpres, mantan Presiden PKS ini menyampaikan mereka mesti menerima putusan MK. Didampingi anggota DPRD Makassar dari PKS, Mudzakkir Ali Djamil dan pentolan PKS, Ez Muttaqien, Anis sendiri menegaskan sikap awalnya mendukung paslon nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno dalam pilpres 2019 lalu. “Setelah putusan MK kita harus menerima. Faktanya negara ini harus jalan,” bebernya.

Brian Leung

Nurdin Abdullah Lantik Pejabat Baru, Sekaligus Rotasi

Komisioner KPK Harus Punya Kepekaan Hukum yang Tinggi

Garbi sendiri akan menelaah dan menyodorkan visi misi mereka untuk pemerintahan Jokowi-Ma’ruf kelak. Baginya, ide itu seharusnya bisa diterima paslon pemenang pilpres sebab dalam sejumlah hal, terutama pada pilpres 2014 lalu hal yang dicita citakan Garbi sudah sejalan dengan ide pemerintahan yang disuarakan Jokowi. “Salah satu ide yang bisa mempertemukan kita dengan Pak Jokowi terutama pada periode lalu adalah revolusi mental, sayangnya itu tidak menjadi agenda kerja dan strategis,” bebernya.

Hal senada disampaikan inisiator Garbi Sulsel, Jafar Sodding. Politikus senior PKS ini menyampaikan meski masih bersifat sebagai ormas, pembentukan dan deklarasi partai hanya sisa menunggu waktu. Terlebih, mereka akan memberikan dukungan politik dalam perhelatan pilkada serentak 2020 mendatang. “Saya kira hanya soal waktu. Paling tidak (menjadi partai) awal tahun mendatang,” kata Jafar.

Hadir mendampingi Anis Matta malam tadi adalah Ketua Garbi Sulsel yang juga Bupati Takalar, Syamsari Kitta, Ketua Harian Garbi Sulsel yang juga anggota DPRD Sulsel dari PKS, Taslim Tamang, mantan Wabup Luwu, Amru Saher dan anggota DPRD Makassar dari PKS, Irwan ST. (nur)