Dua Calhaj Embarkasi Surakarta Tunda Keberangkatan karena Sakit, Satu Meninggal Dunia

Senin, 8 Juli 2019 - 09:46 WIB
ilustrasi: net

FAJAR.CO.ID, BOYOLALI – Dua jemaah calon haji (Calhaj) dari Embarkasi Surakarta, Jawa Tengah, tertunda keberangkatannya bersama rombongan kelompok terbangnya ke Tanah Suci karena sakit.

Kepala Sub Bagian Penerangan Humas dan Protokol Embarkasi Surakarta Agus Widagdo di Asrama Haji Donohudab Boyolali, Senin, mengatakan hingga pemberangkatan calhaj kloter keempat, memang ada dua jemaah yang tertunda karena sakit di daerahnya masing-masing.

Dua anggota jamaah calhaj yang tertunda keberangkatannya ke Tanah Suci yakni Wartiyoso Wiyono (66) asal Sukoharjo tergabung dengan kloter pertama dan Sarjinah Narso juga asal Sukoharjo Jateng tergabung dalam kloter kedua.

Namun, kedua calhaj yang tertunda tersebut jika sudah dinyatakan sembuh dan layak diberangkatkan oleh tim dokter PPIH akan diterbangkan ke Tanah Suci bersama rombongan calhaj kloter berikutnya.

Bahkan, ada seorang calhaj kloter pertama batal keberangkatannya ke Tanah Suci karena dilaporkan telah meninggal dunia di daerahnya, sehingga kloter pertama yang diberangkatkan pada Minggu (7/7), sekitar pukul 05.35 WIB, totalnya 358 jemaah termasuk petugas pendamping kloter.

PPIH Embarkasi Surakarta kemudian memberangkatkan kloter dua pada pukul 14.40 WIB, sebanyak 359 calhaj, karena satu tertunda sakit di daerah. Kemudian disusul kloter tiga pukul 17.00 WIB dengan jumlah 360 calhaj, dan kloter empat pukul 23.45 WIB, sebanyak 359 calhaj.

“PPIH hingga kloter empat sudah memberangkatkan calhaj ke Tanah Suci sebanyak 1.436 orang,” kata Agus Widagdo.

Dia mengatakan jamaah calhaj haji yang telah masuk asrama haji Donohudan Boyolali ada empat kloter yakni kloter 5, gabungan asal Kabupaten Wonogiri dan Sragen, kloter 6 (Sragen), kloter 7 (Sragen), serta kloter 8 (Sragen-Klaten).

Rombongan calhaj kloter 5 dijadwalkan diberangkatkan ke Tanah Suci melalui Bandara Adi Soemarmo Boyolali, Senin, sekitar pukul 18.40 WIB, kemudian disusul kloter 6 pukul 20.50 WIB, dan kloter 7 pada pukul 21.95 WIB, dan kloter 8 pukul 23.25 WIB.

Kendati demikian, Agus mengimbau jamaah calhaj baik yang sudah masuk asrama maupun di daerahnya masing-masing untuk bisa menjaga kesehatannya tetap fit sehingga dapat diberangkatkan ke Tanah Suci dalam kondisi tetap sehat.

“Jamaah juga tetap menjaga kondisi tubuh tetap segar waktu di Tanah Suci jangan sampai mengalami dehidrasi dengan suhu ekstrem panas di Arab Saudi,” katanya.

PPIH Embarkasi Surakarta pada penyelenggaraan ibadah haji 2019 memberangkatkan calhaj ke Tanah Suci sebanyak 34.940 orang asal Jateng dan D.I. Yogyakarta. Jumlah itu, terdiri 34.177 calhaj, 485 petugas kloter, dan 278 jamaah Tim Pengawas haji Daerah (TPHD). Jumlah calhaj itu, juga terbagi dalam 97 kelompok terbang. (Ant)