Pemuda Afrika Meninggal Sebelum Terbang ke Luar Angkasa

Senin, 8 Juli 2019 - 09:31 WIB

FAJAR.CO.ID, JOHANNESBURG — Seorang pria Afrika Selatan yang memenangkan kesempatan menjadi orang kulit hitam Afrika pertama, ke luar angkasa tewas dalam kecelakaan sepeda motor sebelum impiannya terwujud. Pihak keluarga mengumumkan Minggu (7 Jul).

Mandla Maseko, seorang DJ paruh waktu dan calon perwira Angkatan Udara Afrika Selatan, dijuluki “Afronaut”, memenangkan kesempatan terbang 103 km ke ruang angkasa pada tahun 2013 dalam sebuah kompetisi yang diselenggarakan oleh akademi ruang angkasa yang berbasis di AS.

Dia meninggal dalam kecelakaan sepeda motor pada hari Sabtu, menurut pernyataan keluarga yang dikutip oleh media lokal.

Dilansir channelnewsasia, Senin, 8 Juli, Pria 30 tahun itu sukses mengalahkan satu juta pendatang lain dari 75 negara untuk dipilih sebagai salah satu dari 23 orang, yang akan melakukan perjalanan sub-orbital selama satu jam di pesawat ruang angkasa Lynx Mark II.

Juara Copa America, Pelatih Brasil Sindir Messi

Jokowi Butuh Dukungan Beringin, Pengamat: Jangan Sampai Munas Golkar Menjadi Liar

Ekspor Nasional Turun, Pelabuhan Tanjung Priok Beroperasi 24 Jam

Terlahir dari pembersih sekolah di Kota Soshanguve dekat Pretoria, kemenangannya merupakan sumber kebanggaan nasional dan memiliki tetangga yang menganggapnya tinggi karena menempatkan kota-kota Afrika Selatan di “peta galaksi”.

Dia menghabiskan satu minggu di Akademi Luar Angkasa Kennedy di Florida, di mana dia terjun payung dan melakukan pelatihan angkatan udara dan G-force.

Dia juga sempat bertemu dan berfoto bersama dengan astronot AS, Buzz Aldrin, yang merupakan orang kedua yang menginjakkan kaki di bulan setelah Neil Armstrong sebagai bagian dari misi luar angkasa Apollo 11, tahun 1969.

Dia semula dijadwalkan terbang pada 2015, tetapi tidak ada rencana pasti untuk perjalanannya yang diumumkan pada saat kematiannya.

loading...