Penelusuran ICW, Calon Hakim Ad Hoc Minim Kepakaran Tipikor

Ilustrasi sidang/DOK

FAJAR.CO.ID, JAKARTA-- Koalisi Pemantau Peradilan (KPP) menyampaikan, tercatat ada 125 peserta seleksi yang telah ditelusuri rekam jejaknya sebagai calon hakim ad hoc tipikor. Hasilnya, masih banyak catatan negatif yang ditemui terhadap rekam jejak para peserta seleksi.

“Minimnya calon yang memiliki kepakaran di bidang tindak pidana korupsi. Hal ini patut disayangkan karena keahlian merupakan salah satu kualitas utama yang diharapkan dari hakim ad hoc tipikor, agar dapat membantu majelis menggali fakta-fakta relevan yang dibutuhkan untuk memutus perkara tipikor,” kata peneliti ICW, Tama S Langkun yang tergabung dalam (KPP), dalam keterangannya, Senin (8/7).

Ditanya Tentang Tuduhan Messi, Gelandang Madrid Malas Bicara

Pelatih Peru Akui Brasil Pantas Juara Copa America

Ekspor Nasional Turun, Pelabuhan Tanjung Priok Beroperasi 24 Jam

Tama menuturkan, berdasarkan hasil pengumpulan informasi yang dilakukan oleh tim pemantau, hanya sedikit yang mencantumkan pengalaman yang bersentuhan dengan isu antikorupsi. Padahal profesi penegak hukum hukum seperti advokat, hakim dan akademisi mendominasi pendaftaran.

Dalam kepatuhan calon terhadap prinsip-prinsip anti-korupsi, kata Tama, pihaknya dalam hal ini menelusuri tiga hal, yaitu mengenai pelaporan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), sanksi disiplin, dan kejujuran calon.

“Tim pemantau mencatat bahwa dari 41 orang calon yang termasuk wajib lapor LHKPN, terdapat 18 orang yang tidak melaporkan kekayaannya. Kami juga menemukan calon yang tercatat pernah dijatuhi sanksi disiplin dan juga calon yang mencoba mengelabui pansel dengan mencantumkan informasi palsu pada berkas pendaftaran,” tegas Tama.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : hamsah


Comment

Loading...