Jatah-jatahan Menteri, Politikus Nasdem: Parpol Prabowo-Sandi di Luar Saja

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Johnny Gerard Plate optimistis kabinet pemerintahan Joko Widodo – KH Ma’ruf Amin nanti akan diisi tenaga-tenaga profesional.

Menurut Johnny, tenaga profesional itu bisa berasal dari partai politik (parpol) pendukung Jokowi – Kiai Ma’ruf yang tergabung Koalisi Indonesia Kerja (KIK), maupun tokoh non-parpol.

Nah, Johnny mengatakan, parpol dari koalisi pendukung Prabowo Subianto – Sandiaga Uno bisa mengambil peran lain di luar kabinet pemerintahan Jokowi – Kiai Ma’ruf dalam membangun negara. Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi – Kiai Ma’ruf itu meyakini hal tersebut akan membuat demokrasi Indonesia menjadi sehat.

“Koalisi sebelah sebagai pihak yang belum berhasil memenangi pilpres bisa mengambil peran konstruktif lain dalam rangka membangun negara, tanpa menjadi bagian anggota kabinet,” ujar Johnny di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (9/7).

Menurut dia, kalau semua di dalam kabinet, maka ini hanya akan ditonton sebagai bagian drama yang tidak menyenangkan bagi rakyat. Johnny juga mengingatkan, pernyataan Presiden Jokowi yang mengajak bekerja sama membangun negara, jangan diartikan semuanya harus berada di dalam kabinet.

Sambut HUT Pertama, GWS Lakukan Gerakan Sosial

Ali Baba Digerogoti Tumor Hati dan Kelenjar Getah Bening

Siswa BSM Ubah Limbah Kardus Jadi Mini Robot

Menurut Johnny, saat ini KIK diisi banyak tokoh-tokoh profesional yang bisa menjadi anggota kabinet. Dia meyakini hal itu menjadi berita baik bagi Presiden Jokowi yang punya banyak sekali pilihan untuk mengisi kabinetnya. “Kami tentu harapkan anggota kabinet itu orang-orang hebat dari yang terhebat dan itu ada di Koalisi Indonesia Kerja,” ungkap dia.

Johnny menegaskan, sosok milenial maupun yang senior dan berpengalaman, kombinasi pengalaman nonpolitik dan politik juga tersedia.

Namun, politikus asal Nusa Tenggara Timur ini menegaskan, soal siapa sosok yang terpilih merupakan domain dari Jokowi. Partai pengusung menyerahkan sepenuhnya kepada presiden yang memegang hak prerogatif. “Tanpa kami ajukan nama, Pak Jokowi sudah tahu tokoh mana yang bagus termasuk tokoh Nasdem,” jelas anak buah Surya Paloh itu. (jpnn)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...