Lamaran Ditolak, Wanita di Jeneponto Pilih Minum Racun

Selasa, 9 Juli 2019 - 14:20 WIB

FAJAR.CO.ID, JENEPONTO– Seorang gadis di Dusun Karama, Desa Banrimanurung, Kacamatan Bangkala Barat, mengakhiri hidupnya dengan minum racun serangga, Senin, (8/7/19).

Gadis bernama Cia (31) diduga minum racun karena persoalan lamaran kekasihnya, Ramli (37) ditolak orang tuanya.

Informasi yang dihimpun FAJAR, pihak laki-laki diketahui datang melamar sebelum Ramadan. Tatapi kemampuan uang belanja Ramli, hanya Rp10 juta.

Tetapi pihak orang tua perempuan menolak. Lantaran maunya Rp15 juta. “Tetapi karena kemampuan saya hanya Rp10 juta, jadi saya tidak datang lagi,” kata Ramli.

Sehingga kata Ramli, keduanya yang saling jatuh cinta memilih kawin lari. Cia pun diakui telah dinikahi dan tinggal bersama di rumah Ramli, di Desa Punagaya, Kecamatan Bangkala, Jeneponto.

Lihat Istri Tetangga Pakai Daster, Pria Beristri Lakukan Ini

Kata Pengamat, PAN dan Demokrat Boleh Dirangkul, Tetapi Tidak Kursi Menteri

Reaksi Nasdem Terkait Jokowi Tegur 4 Menteri

Setelah itu, Ramli mengaku kembali untuk minta restu atau nikah baik-baik. Tapi lagi-lagi ditolak karena persoalan jumlah uang belanja itu.

Cia pun yang merasa kecewa, akhirnya minun racun serangga. Sempat dilarikan ke rumah sakit Takalar dan dirawat selama tiga hari.

Tetapi karena terkendala biaya, Cia terpaksa dipulangkan. Hingga akhirnya mengembuskan nafas di rumah Ramli. “Mungkin komplikasi dari racun itu,” katanya.

Sayangnya, pihak keluarga perempuan tak satu pun ingin memberikan keterangan. Namun menurut keterangan pihak Polsek Bangkala, keluarga almarhum tak ingin Cia diautopsi. (mum)