Pacar Hamil, Harief Paksa Minum Deterjen untuk Aborsi

Selasa, 9 Juli 2019 - 09:41 WIB
Ilustrasi: Pelaku pemaksaan aborsi ditangkap

FAJAR.CO.ID—Seorang pemuda bernama Harief Pearson memaksa pacarnya yang masih remaja untuk menggugurkan kandungannya. Akibat ulahnya menuangkan deterjen ke mulut sang kekasih, Harief yang baru berusia 22 tahun dipenjara 11 tahun.

Harief awalnya mencari di Google tentang bagaimana cara menyingkirkan kehamilan yang tidak diinginkan dan apa efek heroin terhadap bayi yang belum lahir. Setelah pacarnya yang berusia 17 tahun menolak untuk melakukan aborsi, dia akhirnya meminta bantuan sepupunya Kydie McKenna, 22, dan seorang gadis berusia 16 tahun yang tidak dapat disebutkan namanya karena alasan hukum.

Ketiganya lalu menyekap remaja itu di rumah Pearson di Harlesden, London barat laut. Selama disekap, mereka berulang kali menendang perutnya agar ia keguguran.  Mereka juga merusak salah satu kukunya dan menuangkan alkohol ke wajahnya yang berlumuran darah lalu menuangkan deterjen ke mulutnya ketika dia meminta air.

Setelah penyiksaan itu, gadis tersebut dibuang karena Pearson khawatir ibunya akan pulang. Tapi, remaja itu bersama janin di perutnya ternyata selamat dari serangan mengerikan. Pengadilan mendengar bagaimana ketika korban menyampaikan berita kehamilannya melalui telepon kepada Harief Pearson. Saat itu, Harief menjawab: “Anda tahu apa yang harus dilakukan, saya belum siap untuk memiliki anak.”

James Thacker, yang menuntut, mengatakan: “Dia memberi tahu dia bahwa dia ingin menjaga bayi itu dan ingin dia menjadi bagian dari kehidupan mereka. Pearson mengatakan kepadanya bahwa dia akan meminta seseorang untuk menculiknya.”

Setelah menghabiskan malam di rumahnya pada Desember tahun lalu, korban mencoba untuk pergi keesokan paginya karena mengetahui Pearson sedang menjalin hubungan dengan wanita, yang berusia 15. Namun, Pearson mengambil teleponnya dari tangannya dan mengatakan bahwa dia tidak bisa pergi. McKenna kemudian muncul dan mulai mencekik korban.

Harief Pearson dijatuhi hukuman 11 tahun penjara di Harrow Crown Court pada hari Jumat waktu setempat. McKenna sementara itu dipenjara selama 10 tahun setelah mengaku bersalah karena berusaha menyebabkan GBH dan memutarbalikkan keadilan. Sedangkan remaja yang juga terlibat dijatuhi hukuman empat tahun. (Metro/amr)