Tak Hanya Warga Biasa, Janda Bone itu Terindikasi Tipu Polisi dan TNI

Selasa, 9 Juli 2019 - 19:50 WIB
Kapolres Bone, Kadarislam Kasim.

FAJAR.CO.ID, WATAMPONE — Nurjanna, janda Bone yang dilaporkan oleh puluhan warga yang merasa tertipu, diyakini pihak kepolisian tidak bekerja sendiri. Korbanya bukan hanya warga biasa, tetapi juga polisi dan TNI.

Hal tersebut disampaikan langsung Kapolres Bone, AKBP Muhammad Kadarislam Kasim. Dia menjelaskan, melihat jumlah korban pihaknya yakin Nurjanna tidak bekerja sendiri.

“Menggadaikan puluhan mobil rental, bahkan korbanya bukan hanya masyarakay biasa, tetapi ada dari TNI dan Polri. Gambaran awalnya kita yakin dia melakulan ini ada yang membantu, meski yang dilaporkan hanya Nurjanna, kita akan cari tahu juga siapa saja yang bantu pelaku ini,” jelas Kadarislam, Selasa, 9 Juli 2019.

Kadarislam menambahkan, pihaknya menaruh perhatian khusus atas kasus ini, sebab korbannya banyak.

“Modusnya si Nurjanna ini menyewa mobil rental, lalu digadaikan. Korbanya bukan hanya pemilik mobil tetapi juga masyarakat yang memberi pinjaman kepada Nurjannah dengan menjaminkan mobil yang dirental itu, dan uang mereka tidak dikembalikan lagi,” ungkapnya.

Terpisah, terlapor Nurjanna membantah jika dirinya menggadaikan mobil rental dengan nilai Rp25 juta sampai Rp30 juta. Bahkan dirinya merasa tidak melakukan penipuan.

” Apa yang harus dijelaskan, karena saya tidak merasa (melakukan penipuan.red). Tidak benar yang dikatakan dua puluh lima sampai tiga puluh juta. Yang sebenarnya hanya pinjam Rp20 juta,” singkat Nurjanna. (bay)