TKA Tiongkok Tak Miliki Visa Kerja, Disnaker Sulsel Ngaku Kecolongan

1 Komentar

FAJAR.CO.ID, PANGKEP– Deportasi menanti satu Tenaga Kerja Asing (TKA) di Kabupaten Pangkep. Hal itu setelah dilakukan verifikasi ulang Disnaker Provinsi Sulsel.

Hasilnya, satu orang dari 20 orang TKA asal Tiongkok yang dimohon oleh perusahaan tambang marmer Anugrah Marmer Jelita (AMJ), ternyata tidak memiliki dokumen resmi dan visa kerja.

Sebelumnya, Tim Pengawas Orang Asing (Tim Pora) bersama Disnaker Pangkep melakukan sidak TKA di lokasi tambang perusahaan AMJ, di wilayah Pegunungan, Kecamatan Minasatene.

Kepala Sub Seksi Intelijen Keimigrasian kantor Imigrasi kelas 1 TPI Makassar, Rotuahmansyah Ragis mengatakan, TKA tersebut hingga saat ini masih dilakukan pemeriksaan lanjut terkait dokumen yang dimiliki.

“Dokumen visa kerjanya tidak ada, maka dari itu, kami masih melakukan pemeriksaan lanjutan. Kami juga memanggil pihak perusahaan yang ditempatinya bekerja,” ungkapnya.

Nainggolan Tolak Galatasaray dan Siap ke Liga China

Tak Berizin, Dewan Minta Tiga Usaha Tambang Ditutup

Baru Bebas, Eks Bupati Tapteng Penyuap Akil Mochtar Kembali Divonis 5 Tahun

Olehnya itu, pihaknya bakal mendeportasi TKA tersebut.
“Kemungkinan besar akan dilakukan deportasi terhadap TKA itu,” ungkapnya.

Terpisah, Divisi Pengawasan Disnaker Provinsi Sulsel, Andi Wildan membenarkan pihaknya kecolongan dengan masuknya satu TKA tanpa dokumen kerja.

“Semestinya data dari divisi penempatan ditembuskan ke divisi pengawasan, untuk kemudian data kembali dan diverifikasi setiap TKA. Kalau terkait sanksi ke perusahaan, kita menunggu hasil dari pemeriksaan pihak Imigrasi,” paparnya.

Sementara itu, TKA yang terancam deportasi, Shu Kai Hwa menyampaikan bahwa, kedatangannya di Kabupaten Pangkep melalui kabar kerabatnya untuk bekerja di perusahaan marmer tersebut. Ia mengaku, masuk ke Indonesia melalui Malaysia.

“Dapat informasi pekerjaan sebagai penambang dari teman,”ucapnya beberapa waktu lalu. (fit)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...