Aswar Hasan Terpilih Jadi Anggota KPI Pusat, Kantongi 47 Suara

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap 34 calon anggota Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), telah usai ada 9 anggota KPI dan 3 anggota cadangan yang terpilih berdasarkan voting oleh Komisi I DPR.

Diantara deretan nama itu ada mantan Ketua KPI Sulsel Aswar Hasan yang ikut terpilih. Dosen Komunikasi Unhas itu mendapat 47 suara saat voting di Komisi I DPR-RI, Rabu 10 Juli 2019.

Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis mengatakan, 12 nama yang masuk tersebut dipilih melalui mekanisme voting, namun tetap memperhatikan sejumlah hal seperti integritas, wawasan, kepribadian dan kompetensi dari tiap calon.

“Dari uji kelayakan, kepatutan dan kelayakan selama tiga hari kami Komisi I berkesimpulan bahwa nama-nama tersebut patut dan layak untuk menjadi komisioner KPI periode 2019-2022,” ujar Abdul di Gedung DPR, Senayan Jakarta Pusat, Rabu (10/7/2019) seperti dikutip jawapos.com.

Dari 12 nama yang dipilih, tak semuanya orang baru. Setidaknya ada 4 orang pengurus KPI periode 2016-2019 yang kembali terpilih yakni, Nuning Rodiyah, Agung Supriyo, Yuliandre Darwis, dan Ubaidilah. Sementara, dari 12 nama tersebut, hanya 9 nama terpilih yang diajukan kepada pimpinan DPR untuk kemudian mengirimkannya ke Presiden Joko Widodo.

“Dari sembilan calon ini kita akan kirimkan ke pimpinan DPR nanti DPR akan segera mengirim surat kepada Presiden. Mudah-mudahan tanggal 27 hari terakhir masa bakti KPI pusat periode 2016-2019 berakhir dan akan dilanjutkan dengan masa bakti KPI pusat periode 2019-2022,” tutur Abdul.

Persiapan Digitalisasi
Sementara itu Aswar Hasan yang dimintai komentar singkat terkait terpilihnya dia anggota KPI periode 2019-202 mengatakan, ingin berterima kasih kepada para sahabat yang membantu mewujudkan cita-cita dan harapannya.

“Janganmi saya sebut siapa teman terbaik yang membantu. Beliau sangat berperan,” kata Aswar.

Aswar Hasan (sedang menelpon), bersama jubir Wapres Husain Abdullah besantai di sebuah mall di Jakarta, usai menjalani fit and propertest.

Bergabungnya Aswar di KPI pusat sangat berharap bisa memberi peran untuk bangsa dan negara. Tantangan ke depan makin rumit karena dihadapkan pada digitalisasi media dan industri.

“Ini tantangan berat KPI ke depan. Bagi saya, berada di dalamnya tentu dituntut melahirkan ide-ide dan gagasan baru,” kata Aswar singkat.

Usai menjalani fit and proper tes kolumnis harian FAJAR ini masih menyempatkan diri menyambangi para sahabat di sebuah mal besar di Jakarta. (aci)

Berikut sembilan nama anggota KPI dan tiga anggota cadangan:
1. Nuning Rodiyah 49 suara,
2. Mulyo Hadi Purnomo 49 suara,
3. Aswar Hasa 47 suara,
4. Agung Supriyo 44 suara,
5. Yuliandre Darwis 43 suara,
6. Hardly Stefano FP 42 suara
7. Irsal Ambiya 41 suara.
8. Mimah Susanti 33 suara,
9. Muhamad Reza 29 suara.

Tiga anggota cadangan:
1. Ubaidilah 24 suara,
2. Imam Mahyudi 14 suara,
3. Dayu Rengganis 9 suara.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Rasid+Alfarizi

Comment

Loading...