Bara Hasibuan Dorong PAN Lepas dari Bayang-bayang Amien Rais

Rabu, 10 Juli 2019 - 09:41 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Peran Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais menjadi tokoh sentral di tubuh partai berlogo matahari ini. Bahkan beberapa kali menjadi fenomenal karena kerap mengkritik pemerintah.

Wakil Ketua Umum PAN, Bara Hasibuan menilai saat ini partai bernuansa biru ini perlu lepas dari bayang-bayang Amien Rais. Sehingga bisa bebas memutuskan sesuatu hal, atau sikap politik.

“Tidak bisa kalau kita mengeluarkan keputusan itu selalu kita selalu khawatir apakah orang ini setuju atau tidak, suka atau tidak, itu tidak bisa,” ujar Bara kepada wartawan, Rabu (10/7).

Bara juga menilai, perlu lepas dari bayang-bayang Amien Rais supaya PAN bisa menjadi partai yang besar. Mampu bersaing dengan partai politik lainnya. Terlebih dalam Pemilu yang akan datang.

“Makanya kita kuncinya itu secara institusi harus kuat dan harus meninggalkan ketergantungan berlebihan kepada satu orang,” katanya.

Selain itu, Bara menyarankan supaya partai yang diketuai oleh Zulkifli Hasan ini bisa bergabung dengan Joalisi Jokowi-Ma’ruf Amin. Sehingga bisa memberikan kontribusi membantu pemerintah.

“Jangan lihat di sini bahwa PAN hanya ambisi mendapatkan kursi di kabinet, 1-2 kursi di kabinet. Menurut saya itu tidak terlalu penting,” kata dia.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Dewan Kehormatan PAN, Drajad Wibowo mengeluhkan apa yang disampaikan koleganya Bara Hasibuan soal PAN harus lepas dari bayang-bayang Amien Rais.

Menurut Drajat, justru kebalikannya PAN yang harus melepas Bara Hasibuan. Ketimbang menampung aspirasi melepaskan bayang-bayang Amien Rais.

“Justru yang benar PAN segera melepas Bara tanpa adanya bayang-bayang sama sekali,” kata Drajad.

Drajad menilai di Pileg suara Bara sangat kecil.‎ Bahkan Bara pernah keluar dari PAN dan bergabung ke Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menjadi caleg untuk Dapil Sumatera Utara. Meski bergabung dengan PKB dia gagal terpilih.

Lalu dalam periode kepemimpinan Hatta Rajasa. Bara kembali ke PAN. Dalam pileg 2014 dia menjadi caleg dari Sulawesi Utara. Lagi-lagi gagal, suaranya hanya belasan ribu.

Tangani Sampah, Torut Datangkan Pejabat Pemkot Bogor

Tinggal di AS, Iqbaal Ramadhan Kecanduan Kopi

Membahayakan, Dermaga Kassi Kebo Rusak Parah

“Bara bisa duduk di DPR hanya karena PAW, setelah caleg yang lolos ke DPR yaitu Yasti, maju dan menang dalam Pilbup. Di DPR pun dia tidak banyak bersuara di media terkait tugasnya di Komisi,” katanya.

Tahun 2019 ini meski sudah menjadi salah satu Wakil Ketua Umum PAN 2015-2020, Bara lagi-lagi gagal terpilih dalam Pileg. Sehingga dengan prestasi tersebut, sejatinya Bara Hasibuan tidak perlu memberikan penilian kepada Amien Rais.

“Dengan prestasi sejelek itu, Bara tidak layak secuil pun berbicara soal peranan pak Amien Rais dalam PAN,” tegasnya.

Menurut Bara, Amien Rais sudah terbukti konsisten menjalankan regenerasi di dalam PAN, dia hanya menjadi Ketua Umum PAN hanya satu periode. Selain itu ketua umum PAN setelah Amien Rais selalu mendengarkan nasihat Amien Rais. Itu karena ketokohannya sebagai Bapak Reformasi, ulama, ilmuwan, mantan Ketum PP Muhammadiyah, dan sebagai tokoh sentral dalam Pendiri PAN.

“Jadi hanya kader yang patut dipertanyakan loyalitasnya kepada PAN yang gagal melihat hal ini,” pungkasnya. (jp)

One thought on “Bara Hasibuan Dorong PAN Lepas dari Bayang-bayang Amien Rais

Comments are closed.