Ini Maksud Kode Silent yang Diungkap Staf Menag di Sidang Jual Beli Jabatan

Rabu, 10 Juli 2019 15:06

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Menteri Agama, Lukman Hakim Syaifuddin dan Staf Khusus Menteri Agama, Gugus Joko Waskito sempat berkomunikasi membahas terkait posisi Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Timur. Menurutnya percakapan tersebut dimaksud siapa yang pantas duduk dalam posisi Kakanwil Kemenag Jatim.“Seingat saya, saya diminta pak menteri sebelum Haris menjadi Plt, saya dikasih tahu, kurang lebih ya kalimatanya, ‘Seandainya Kakanwil Jatim dirotasi, siapa kira-kira Plt yang bisa ditunjuk sementara sebagai diganti, tolong cari informasi pejabat yang senior, yang sekarang menjabat di Kanwil Jatim’,” kata Gugus saat bersaksi untuk terdakwa Haris Hasanuddin di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Rabu (10/7).Setelah menerima perintah dari Lukman, Gugus kemudian melakukan penelusuran nama-nama yang akan disaring untuk menempati posisi sebagai Kakanwil Kemenag Jatim.“Saat itu saya mencari informasi Kemenag di Jatim, siapa yang dianggap senior dalam hal ini pernah menjadi kepala kantor dan menjabat di kanwil di Jatim. Saat itu saya menginventarisir ada 3 nama, termasuk Haris. Nama-nama yang diminta itu saya sampaikan ke kepala biro kepegawian. NIP, Nama sama Jabatan,” ungkap Gugus.Menurut Gugus, Haris Hasanuddin merupakan salah seorang yang masuk nominasi. Kemudian, Gugus menanyakan kepada Haris soal identitas pribadi. Namun, Gugus meminta kepada Haris supaya tidak memberitahukan soal pencalonan sebagai Kakanwil Kemenag Jatim.

Bagikan berita ini:
9
6
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar