Kapolri Harap Jokowi Naikkan Tunjangan Polri dan TNI 100 Persen

Rabu, 10 Juli 2019 - 12:40 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Kapolri, Jenderal Tito Karnavian meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) di periode kedua kepemimpinannya, mau menaikan kembali tunjangan untuk anggota Polri dan TNI. Jika sebelumnya, naik 70 persen pada 2018, kali ini Tito berharap bisa mencapai 100 persen.

“Tersimpan harapan kepada Bapak Presiden, kiranya tunjangan kinerja anggota TNI dan Polri di masa kepemimpinan 5 tahun ke depan Insyaallah dapat meningkat menjadi 100 persen,” ujar Tito dalam pidatonya di upacara peringatan HUT Bhayangkara ke-73 di Monas, Jakarta Pusat, Rabu (10/7).

Tito menjelaskan, dirinya dan Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto memiliki visi sama dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Terhitung sejak Pemilu 2019 berlangsung maupun pascapemilu usai, yang ditandai dengan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih pada Oktober mendatang.

Dukung Investasi SDM, Kemenkeu Siapkan Turunan Aturan PP 45/2019

Investigasi di 3 Kota, TGPF Novel Baswedan Klaim Miliki Temuan Baru

Gabung Jokowi? Begini Pikiran Ketum PAN, Zulkifli Hasan

Kenaikan tunjangan ini diharapkan terjadi semata-mata karena kerja Anggota TNI-Polri. Tito berjanji akan terus meningkatkan kinerja lembaganya dalam memelihara keamanan dalam negeri, supaya pemerintahan Jokowi periode kedua bisa melaksanakan program dengan lancar.

“Juga memelihara stabilitas keamanan dalam negeri pasca pelantikan, sehingga Pemerintah dapat melaksanakan program-program pembangunan dengan lancar, guna meningkatkan kesejahteraan rakyat dan pendapatan nasional,” imbuh Tito.

Di sisi lain, mantan Kapolda Metro Jaya itu memberikan apresiasi atas kebijakan Jokowi yang memberikan kenaikan tunjangan 70 persen setahun yang lalu. Menurutnya, kebijakan ini sangat membantu meningkatkan kesejahteraan anggota TNI-Polri. “Peningkatan tersebut amat berarti bagi peningkatan kesejahteraan personel Polri dan TNI,” tutup Tito. (jp)