Loyalis Jokowi, Dua Jenderal Ini Berpeluang Jadi Menteri

Rabu, 10 Juli 2019 - 07:37 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin menyebut Kapolri, Jenderal Tito Karnavian dan Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto berpeluang menjadi menteri di kabinet Jokowi–Ma’ruf Amin. Sebab, kedua pimpinan lembaga tersebut dikenal dekat dengan Jokowi.

“Dua-duanya kan loyalis Pak Jokowi, ya. Ketika hak prerogatif diberikan ke Pak Jokowi, peluang keduanya besar,” kata Ujang saat dihubungi, Selasa (9/7).

Menurut Ujang, jika Panglima TNI dan Kapolri nantinya dipilih menjadi menteri, hal itu wajar. Dalam sejarah pemerintahan, sejumlah mantan Panglima TNI acap kali ditunjuk sebagai menteri.

“Mantan panglima banyak jadi menteri. Seperti Pak Wiranto. Itu suatu kewajaran. Begitu pun Pak Tito kalau menjadi menteri. Sebab Pak Tito dalam konteks tertentu berhasil mengamankan kebijakan Pak Jokowi. Keduanya memiliki peluang besar,” ungkap dia.

Masih Status Pacaran Sudah Ajak Mandi Bareng, Ini Jadinya

Thiago Ajak Dembele Tinggalkan Barca dan Mengikutinya ke Bayern

Sekprov: Berita Edukatif Bikin Masyarakat Tangguh

Ujang menyebutkan, Jokowi bisa menempatkan Marsekal Hadi sebagai menteri pertahanan. Mengacu rekam jejak dari militer, jabatan menhan ialah pilihan logis untuk Hadi.

“Cuma bisa juga ditempatkan di menko polhukam,” ucap dia.

Sementara itu, ungkap Ujang, Jokowi bisa menempatkan Jenderal Tito sebagai menteri dalam negeri. Di jabatan tersebut, Jenderal Tito bisa membenahi aparatur pemerintah daerah.

“Kalau Pak Tito bisa di mendagri. Itu bisa jadi tugas Pak Tito menyelesaikan persoalan di pemda. Bisa juga di Pak Tito sebagai , menteri perhubungan. Kan menteri sifatnya politik. Tergantung presiden,” pungkas dia. (jpnn)