NIP PPPK I Tak Jelas, Ketum PHK2I: Setop Saling Lempar Handuk

Rabu, 10 Juli 2019 - 10:21 WIB
Demo Honorer K2 yang diabaikan Pemerintah

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Ketua Umum Perkumpulan Hononer K2 Indonesia (PHK2I), Titi Purwaningsih mendesak pemerintah menuntaskan penetapan NIP pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tahap pertama.

Sebab, sebanyak 50 ribu honorer K2 yang lulus PPPK pada Februari lalu sampai saat ini belum mengantongi NIP.

“Setop saling lempar handuk. Kalau dilempar-lempar terus, saya dan kawan-kawan akan datangi BKN dan Kemenpan RB. Sekalian demo saja,” kata Titi, Rabu (10/7).

Menurut Titi, pemerintah harus menuntaskan masalah honorer K2 satu demi satu.

Pindah ke China, Firaun Kecil Curhat di Instagram

Ini Penekanan Jokowi di HUT ke-73 Bhayangkara

Respons PDIP Soal Syarat Rekonsiliasi yang Diajukan Kubu Prabowo

Sebelum membuka PPPK tahap kedua, sambung Titi, pemerintah harus menyelesaikan yang sudah direkrut terlebih dahulu.

“Kenapa, sih, enggak selesaikan dahulu satu-satu? Yang tahap pertama saja masih dicuekin, enggak diurus, malah sudah koar-koar buka tahap kedua. Mau buat rencana apa sebenarnya pemerintah ini? Kelihatannya, kok, pada anti dengan honorer K2,” terangnya.

Dia menambahkan, honorer K2 sudah mengikuti kemauan pemerintah. Namun, honorer K2 dibiarkan menunggu sesuatu yang tidak ada ujungnya.

“Maunya pemerintah sebenarnya apa untuk honorer K2? Yang jelas ngomongnya. Jadi, enggak buat bikin bingung,” tandasnya. (jpnn)