Respons KPK Soal MA Bebaskan Syafruddin Arsyad, Korupsi BLBI


FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan akan mempelajari secara cermat, putusan kasasi terdakwa Syafruddin Arsyad Temenggung (SAT) yang divonis bebas Mahkamah Agung (MA). Lembaga antirasuah akan mempertimbangkan secara serius melakukan upaya hukum biasa atau luar biasa terkait vonis Syafruddin.“Setelah KPK menerima salinan putusan, maka KPK akan mempelajari secara cermat putusan tersebut dan mempertimbangkan secara serius melakukan upaya hukum biasa atau luar biasa sepanjang sesuai dengan aturan yang berlaku,” kata Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Selasa (9/7).Saut menuturkan, Ketua Majelis Hakim, Salman Luthan sependapat dengan Pengadilan Tinggi DKI yang menjatuhkan vonis bersalah terhadap Syarfuddin. Namun, hakim anggota, Syamsul Rakan Chaniago mengatakan, perbuatan terdakwa merupakan perbuatan perdata. Sedangkan hakim anggota lainnya, yakni M Askim mengatakan, perbuatan terdakwa merupakan perbuatan administrasi.“Sejauh ini tidak ada informasi dari MA yang mengatakan bahwa unsur kerugian keuangan negara Rp4,58 triliun dan pihak lain yang diperkaya dalam perkara ini tidak terbukti. Apalagi ada penegasan bahwa perbuatan terdakwa terbukti sebagaimana didakwakan kepadanya,” tegas Saut.Saut menjelaskan, penanganan perkara dugaan korupsi SKL BLBI telah melalui perjalanan yang panjang. Penyelidikan kasus ini telah dimulai sejak 2013.Setelah empat tahun menyelidiki, KPK baru meningkatkan kasus ini ke tahap penyidikan dan menetapkan Syafruddin sebagai tersangka pada 2017. “Selama proses penanganan perkara ini, KPK melakukan penyelidikan, penyidikan hingga penuntutan dengan sangat berhati-hati dan berdasarkan hukum,” jelas Saut.

Barcelona Coba Bajak Lindelof dari MU

Komentar

Loading...