Suhu 45 Derajat, Jemaah Diminta Tak Lepas Alas Kaki Sebelum Pintu Masjid

2 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Jemaah haji Indonesia yang mulai berdatangan di Madinah diimbau tetap menggunakan alas kaki. Suhu di Madinah saat ini yang mencapai 45 derajat membuat lantai Masjid Nabawi menjadi panas.

Komandan Tim Gerak Cepat (TGC) Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 2019, Erwinsyah Erick mengungkapkan, selama 8 sampai 9 hari ke depan para jemaah akan melaksanakan Arbain di Masjid Nabawi Madinah.

Jemaah haji Indonesia selama di Madinah akan menginap di hotel yang jaraknya tidak terlampau jauh dari Masjid Nabawi (Markaziyah). Meski demikian, suhu udara Madinah di siang hari yang berkisar antara 35 – 45 derajat merupakan tantangan tersendiri bagi jemaah haji yang hendak melaksanakan Arbain di Masjid Nabawi.

“Jangan membuka alas kaki sebelum pintu masjid, karena khawatir kakinya melepuh. Amankan alas kaki, jangan sampai hilang,” ujar Dokter Erick dalam pernyataan resminya, Rabu (10/7).

Suhu panas membuat lantai Masjid Nabawi menjadi panas. Karena itu, jemaah harus memakai alas kaki dan baru melepasnya saat berada di depan pintu masjid.

Kiai Ma’ruf Sudah Tunggangi Sedan Mercy Berpelat Pejabat

Calon Menteri Milenial, dari Rapsel Ali, Puti Soekarno, hingga AHY

Diduga Perkosa 2 Staf, Aktor Joseon Survival Kang Ji-hwan Ditangkap

Umumnya jemaah haji usia lanjut kerap bermasalah dengan kaki yang melepuh. Jemaah Indonesia berusia lanjut masuk ke masjid membuka sandalnya tidak tepat di depan pintu, tapi saat posisinya masih jauh dari pintu masjid.

Erick mengungkapkan, yang seringkali terjadi adalah jemaah suka lupa menaruh sandal di pintu sebelah mana. Sehingga terpaksa berjalan di lantai Masjid Nabawi yang tengah diterpa cuaca panas.

“Kaki jadi melepuh karena menginjak lantai yang panas. Untuk pulih butuh 5-10 hari. Kan kasihan jadi tidak bisa beribadah dengan maksimal,” ucapnya.

Dia juga mengimbau jemaah haji Indonesia agar tetap memerhatikan kesehatan diri. Selalu menyiapkan alat pelindung diri saat keluar hotel.

“Bawa payung, topi, masker atau apa pun yang dapat melindungi diri dari paparan sinar matahari. Usahakan menyemprot wajah dengan air sesering mungkin. Jangan lupa banyak minum air putih yang tersedia di tiap tempat untuk mencegah dehidrasi,” tutupnya. (jpnn)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...