Tekan Kekerasan, P2TP2A Provokasi Perempuan Laporkan KDRT

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKALE–Kegiatan pembinaan kesejahteran perempuan dimanfaatkan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak ( P2TP2A) dan Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak Tator, untuk sosialisasi pencegahan tangkal dini kekerasan tumah tangga.

Di Kantor Lurah Batutapapan, Kecamatan Makale, Selasa, 9 Juli, Ketua P2TP2A, Rosvyta Napa mengatakan, selain pembinaan kesejahteraan keluarga, pihaknya juga memprovokasi perempuan untuk tidak takut melaporkan kejadian atau tindakan kekerasan di dalam rumah tangga.

Banyaknya kasus kekerasan baik bagi perempuan maupun anak-anak karena tidak dilaporkan. Selain pemberian sanksi hukum bagi pelaku, korban juga disiapkan pendampingan. Ia minta P2TP2A untuk tempat melapor kejadian kekerasan perempuan dan anak.

Kendala yang dialami untuk tindakan pencegahan adalah adanya rasa malu keluarga korban, khususnya tindakan pelecehan seksual anak di bawah umur.

Sambut HAN, Lapas Maros Libatkan Maestro dan Pemain I La Galigo

Piatek Diberi Nomor Keramat AC Milan

Tulisan Menyentuh Haera Ilham, 4 Tahun Terpisah dari Ilham Arief Sirajuddin

“Peran perempuan ini penting, karena itu mereka harus kuat dan mandiri, kita urus kesejahtetaan mereka sekaligus kita ajak untuk mencegah terjadinnya kekerasan rumah tangga dan permasalahan sosial lainnya,” jelas Rosvyta, Selasa, 9 Juli.

Hingga Juni, tak kurang dari 50 kasus pengaduan kekerasan anak dan perempuan. Sebagian kasus itu justru ditangani PWTP2A yang terjun langsung menemui korban untuk lakukan pendampingan dan pemulihan.

Kegiatan pembinaan khusus untuk kaum perempuan di 19 kecamatan bertema Pembinaan Peningkatan Peran Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS).

Aktivis perlindungan anak dan pemberdayaan perempuan, Yesaya Pamai mengatakan kegiatan pembinaan dan kesejahteraan keluarga diharapkan ditindaklanjuti program. (Frederich Suselisu)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...