Disanksi DKPP, Ini Tanggapan Komisioner KPU Ilham Saputra

FAJAR.CO.ID, JAKARTA-- Ilham Saputra menanggapi keputusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) yang mencopot jabatannya sebagai komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Menurutnya, keputusan DKPP itu menjadi bahan evaluasi bagi dirinya dan KPU. “Jadi kami menghormati putusan DKPP ini,” kata Ilham.

Dalam waktu dekat seluruh komisioner KPU juga akan menggelar rapat pleno. Rapat tersebut menyikapi putusan dari DKPP yang memberhentikan dirinya ‎sebagai Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan dan Logistik. “Jadi segera kami plenokan dahulu,” katanya, Kamis (11/7).

Sebagaimana berita sebelumnya, DKPP menjatuhkan sanksi berupa pemberhentian Komisioner KPU Ilham Saputra sebagai Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan dan Logistik.

“Sanksi berlaku terhitung sejak dibacakannya putusan ini,” kata Ketua Majelis Harjono, Kamis (11/7).

Adapun perkara bernomor 61-PKE-DKPP/IV/2019 itu diputuskan oleh anggota majelis yang terdiri atas Muhammad, Ida Budhiati, Teguh Prasetyo, dan Alfitra Salamm.

Ilham mendapatkan sanksi akibat persoalan pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR dari Partai Hanura. Awal November lalu, Partai Hanura melakukan PAW terhadap salah seorang anggotanya, Dossy Iskandar Prasetyo. Dossy merupakan wakil dari dapil Jatim 8 yang meliputi Kabupaten Mojokerto, Jombang, Nganjuk, Madiun, Kota Mojokerto, dan Kota Madiun.

Berdasar aturan, penggantinya adalah Sisca Dewi Hermawati yang mendapat suara terbanyak kedua dari Partai Hanura di dapil tersebut. Namun, Sisca telah dipecat Hanura karena tersangkut masalah hukum. Sebagai gantinya, Hanura mengajukan nama Tulus Sukariyanto yang juga menjadi pengadu dalam perkara tersebut.

1 Jam Mengudara, Penerbangan Delta 1425 Nyaris Celaka

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : hamsah

Comment

Loading...