KADIN Khawatir RUU Pertanahan Hambat Investasi Asing

Kamis, 11 Juli 2019 09:10

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Rancangan Undang-undang (RUU) tentang Pertanahan yang nantinya akan menjadi Undang-undang, tidak boleh menjadi penghambat gerak dunia usaha dan iklim investasi asing di Tanah Air. Sebab ada beberapa pasal yang krusial yang berpotensi menjadi penghambat, apalagi jika sudah diundangkan, akan mengikat semua.Padahal Presiden Jokowi sudah berkali-kali mengingatkan agar investasi ke dalam negeri dipermudah dan berbagai penghalang baik regulasi dan birokrasi harus dipangkas.“Kami dari KADIN meminta DPR – Pemerintah yang tengah membahas RUU Pertanahan ini untuk, mengundang kami sebagai organisasi yang menaungi berbagai asosiasi pengusaha dan menyuarakan kepentingan pengusaha. Sinkronisasi antara regulasi dan dunia usaha sangat penting. Jangan sampai apa yang diinginkan UU tersebut bertabrakan dengan realitas dunia usaha,” ujar Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN), Rosan P Roselani, Rabu (10/7) menanggapi proses pembahasan RUU Pertanahan tersebut.

Dua Putusan MA Tuai Kontroversi, KY Persilakan Lapor Pelanggaran EtikAsrama Mahasiswa Luwu Dibom Melotov, Ini Reaksi Pemda se-Tana LuwuBersama Polisi, Pencuri Bernama Saparudin Ini Foto Salam Metal

Rosan berpandangan, RUU Pertanahan ini sangat penting mengingat regulasi itu menyangkut berbagai aspek, dan bersinggungan langsung dengan kalangan dunia usaha. Oleh karena itu, ada sekitar 9 asosiasi seperti Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI), Asosiasi Kawasan Khusus (KEK), asosiasi pertambangan dan sebagainya yang menulis surat ke KADIN dan memberikan berbagai masukan mengenai RUU Pertanahan tersebut.

Bagikan berita ini:
4
2
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar