Kemendagri Siapkan Wagub Kepri, Isdianto Plt Gubernur

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) akan menunjuk Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Isdianto sebagai pelaksana tugas (Plt) Gubernur Kepri. Hal ini menyusul ditangkapnya Gubernur Kepri Nurdin Basirun terkait operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Kami masih cermati perkembangannya. Agar pelayanan tidak terganggu, bila nanti Gubernur Kepri ditahan, maka Wagub akan menjadi Plt Gubernur. Tapi kami masih terus mencermati status yang bersangkutan,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri, Akmal Malik saat dikonfirmasi, Kamis (11/7).

Kemendagri prihatin dengan masih adanya kepala daerah yang kembali tertangkap operasi senyap lembaga antirasuah. Padahal, Kemendagri selalu mengingatkan terkait area rawan korupsi.

“Kita semua prihatin. Semoga ini menjadi pelajaran bagi kepala daerah lainnya untuk segera membenahi praktik-praktik pelayanan publik yang rawan korupsi,” jelas Akmal.

Sementara itu, KPK tengah membawa Nurdin Basirun dan lima orang lainnya ke Jakarta. Hal ini setelah penyidik melakukan pemeriksaan di Mapolres Tanjung Pinang.

“Tim KPK telah membawa sekitar 6 orang yang diamankan di OTT kemarin. Mereka dalam perjalanan ke Jakarta lewat jalur udara,” ujar Juru Bicara KPK, Febri Diansyah.

Golkar Sebaiknya Ikuti Langkah PDIP, PKB, dan Nasdem

Kedai Kopi Makkarezzo, Nuansa Klasik Modern Berkonsep Barbershop

Soal Gugatan ke MA, Ini Penjelasan Kuasa Hukum Prabowo-Sandi

Politikus Partai Nasdem dan lima orang yang diciduk dalam operasi senyap itu telah diterbangkan menggunakan pesawat menuju Jakarta dari Bandara Raja Haji Fisabilillah, Tanjung Pinang. Nurdin dan lima orang lainnya sempat diperiksa di Polres Tanjung Pinang. KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status dari pihak-pihak yang diamankan tersebut.

“Hasil dari kegiatan ini akan disampaikan pada publik melalui konferensi pers, Kamis (11/7) sore ini,” tukas Febri.

Dalam OTT di Kepri pada Rabu (10/7) malam, tim penindakan mengamankan enam orang. Salah satunya Gubernur Kepri, Nurdin Basirun. KPK juga mengamankan lima orang lainnya yang terdiri dari kepala dinas di bidang kelautan, kepala bidang, dua staf dinas, dan pihak swasta.

KPK juga turut menyita uang tunai yang berjumlah SGD 6.000. Uang tersebut diduga barang bukti transaksi suap yang melibatkan Nurdin. Suap ini terkait dengan izin lokasi rencana reklamasi di Kepri. (jp)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...