Lakukan Ini di Sidang Putusan, Ratna Sarumpaet Ditegur Hakim

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Terdakwa kasus penyebaran berita bohong (hoax), Ratna Sarumpaet kembali menjalani sidang hari ini, Kamis (11/7). Saat sidang putusan ini berlangsung, Ratna sempat ditegur Ketua Majelis Hakim, Joni.

Mulanya, salah satu anggota majelis hakim tengah membacakan amar putusan dalam kasus hoaks yang menjerat Ratna Sarumpaet. Namun, secara tiba-tiba Hakim Joni memotong hakim anggota yang sedang membacakan isi putusan dan langsung menegur terdakwa Ratna Sarumpaet.

“Saudara apa yang dilakukan di dalam tas?” tanya Ketua Majelis Hakim, Joni kepada Ratna di ruang sidang PN Jakarta Selatan, Kamis (11/7).

Sempat Mangkir, Bupati Meranti Akhirnya Datang ke KPK

Banyak Terobosan, Menteri Susi Layak Dipertahankan

Terdakwa Korupsi BLBI Bebas, Ini Saran Senayan untuk KPK

Ratna pun hanya diam sembari memegangi tas berwarna coklat yang dipegangnya. Hakim Joni lantas memerintahkan pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU) agar tas yang dipegang Ratna segera diambil agar tak mengganggu proses sidang yang tengah berlangsung. “Ambil saja tasnya itu,” ucap Ketua Majelis Hakim, Joni.

Salah satu anggota JPU kemudian mengambil tas Ratna. Ternyata di dalam tas tersebut terdapat sebuah tasbih dan Ratna diduga tengah berzikir selama menjalani sidang putusan ini. “Tasbihnya keluarin saja, tasnya disimpan,” tutur Hakim Joni lagi.

Untuk diketahui, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut terdakwa penyebaran berita bohong atau hoaks Ratna Sarumpaet dengan hukuman enam tahun penjara. JPU berpendapat Ratna sudah menyebarkan berita bohong terkait penganiayaan.

Jaksa menganggap Ratna telah melanggar pasal pidana yang diatur dalam Pasal 14 ayat 1 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana. Karena itu Jaksa pun menuntut Ratna 6 tahun penjara. (jp)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...