Muslim Sebut Tak Ada Hak Angket Jika Andi Sumardi Jadi Wagub

Kamis, 11 Juli 2019 - 23:51 WIB
Kepala Bapenda Sulsel, Andi Sumardi Sulaiman. (ipul/fajar)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Ada hal menarik yang terungkap pada proses pemeriksaan Kepala Bapenda Sulsel, Andi Sumardi Sulaiman, oleh panitia hak angket, di DPRD Sulsel, Kamis, 11 Juli.
Anggota Panitia Angket, Muslim Salam menganggap, penyebab adanya proses ini lantaran Andi Sudirman Sulaiman yang mengambil posisi sebagai Wagub Sulsel. Jika Andi Sumardi yang menjabat Wagub, dia yakin tak ada proses angket.

“Seandainya Andi Sumardi Sulaiman yang jadi wagub, tidak ada proses angket,” bebernya, saat proses persidangan berlangsung.
Beberapa anggota pansus menanyakan, peran Andi Sumardi Sulaiman dalam proses tender proyek di Pemprov Sulsel. Termasuk mempertanyakan keterangan dari terperiksa sebelumnya Jumras.

Anggota Panitia Angket, Amran Aminullah mempertanyakan peran Andi Sumardi Sulaiman untuk mengatur proyek pemprov. Akan tetapi, Andi Sumardi menyangkal, jika bukan dirinya yang menentukan hal tersebut.

“Apakah Anda mengenal Fery dan Anggu (Agung Sucipot),” tanya Amran. “Saya tidak kenal,”jawab Andi Sumardi.

Andi Sumardi mengaku, awalnya dia ajak ngopi di Cafe Mama oleh rekannya Irfan. Namun karema tutup, Irfan lalu mengajak untuk datang barbershop milikmya.

Dalam ruang khusus, dia lalu diperkenalkan oleh dua pengusaha bernama Fery dan Anggu. Juga ada Jumras pada pertemuan itu. Diapun baru kenal kedua pengsaha tersebut saat itu juga.

“Saya tidak kenal muka dan nama. Cuma ditanya nama, sudah itu saya langsung pulang. Saya cuma kenal Irfan,” bebernya.

Akan tetapi saat ditanya siapa yang memanggil Jumras pada pertemuan itu, Andi Sumardi menolak berkomentar.(ful)