OTT Gubernur Kepri Terkait Izin Reklamasi

Kamis, 11 Juli 2019 - 08:12 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Kepulauan Riau (Kepri), pada Rabu (10/7). Dalam operasi senyap kali ini, KPK menangkap enam orang, salah satu di antaranya Gubernur Kepri, Nurdin Basirun.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah menyampaikan, pihaknya juga mengamankan uang sebesar SGD6 ribu dalam operasi senyap tersebut. Uang itu diduga suap terkait izin lokasi rencana reklamasi di Kepulauan Riau.

“Tim penindakan juga mengamankan uang SGD 6 ribu,” kata Febri di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Rabu (10/7) malam.

KPK menduga, uang dugaan suap tersebut bukan penerimaan pertama. Tim penindakan KPK hingga kini masih melakukan pemeriksaan terhadap enam orang yang telah diamankan.

KPK Peringatkan Adik Nazaruddin untuk Koperatif

PP BP Ajukan 37 Nama Calon Menteri Milenial ke Jokowi

Sunan Kalijaga: Salmafina Pindah Agama, Itu Hoaks!

“Sekarang 6 orang ini masih di Kepri. Mungkin besok kami bawa nanti tergantung kebutuhan tim apakah akan dibawa 6 orang atau sebagian saja dibawa karena proses pemeriksaan belum selesai,” ungkap Febri.

Febri memastikan status keenam orang yang diamankan dalam OTT ini baru akan ditentukan KPK setelah menjalani pemeriksaan 1×24 jam. “Sesuai dengan hukum acara KPK diberikan waktu paling lama 24 jam ya. Nanti akan ditentukan status hukum perkaranya apakah misalnya ditingkatkan ke penyidikan dan status pihak-pihak yang diamankan itu,” tukasnya. (jp)

Loading...