Pimpinan Honorer K2, Ayo Kembali ke Visi Awal Perjuangan

Kamis, 11 Juli 2019 - 10:02 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Honorer K2 tidak putus asa untuk memperjuangkan status sebagai PNS, bukan PPPK (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja). Mereka ingin ada komitmen baru dari para pengurus dan anggota forum untuk perjuangan mendapatkan status PNS.

“Kami ingin pemimpin yang bisa mengantarkan kami menjadi PNS. Bukan masuk ke kotak obat (istilah untuk PPPK atau pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja, red),” kata Musa, koordinator Honorer K2 Indonesia wilayah Ambon, Kamis (11/7).

Dia menyebutkan, saat ini ada sejumlah pengurus forum yang sudah melenceng dari perjuangan. Sebagian dari mereka menerima solusi PPPK yang tidak memperhitungkan masa kerja honorer K2. Hal ini membuat honorer K2 terpecah belah.

Komentar “Bau Ikan Asin” Bikin Galih Kini Tersangka

Unifa Workshop Penyusunan Kurikulum Berbasis KKNI

Elite NU Bicara Jatah-jatahan Menteri, Yenny Ngaku Tak Sreg

“Kami kecewa dengan pengurus yang malah menerima PPPK. Apakah ada jaminan kalau jadi PPPK bisa menjadi PNS,” ucapnya.

Dia menilai, saat ini honorer K2 butuh pemimpin yang bisa mempersatukan seluruh honorer K2 dan kembali pada visi misi awal, menjadi PNS. Selain itu butuh kekompakan seluruh honorer K2.

“Perjuangan adalah senjata bagi kami para honorer. Walaupun kami selalu disakiti dan dihujat habis-habisan, tapi kami tidak akan kendor,” tegasnya.

Musa mengibaratkan perjuangan honorer K2 seperti kesebelasan sepak bola. Tanpa ada kerja sama dan kekompakan yang baik, kemenangan tidak akan pernah diraih. (jpnn)