Siapkan Ambulans Apung untuk Bantu Ibu Melahirkan

Kamis, 11 Juli 2019 10:31

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Tingkat kematian ibu dan anak saat melahirkan setiap tahunnya meningkat. Data inilah yang membuat Dinas Kesehatan Sulsel bersama Kabupaten Pangkep menggandeng USAID.Ketiganya berkolaborasi dalam membuat pelatihan dan workshop kolaborasi membahas kegiatan terpadu, dalam pemanfaatan ambulans apung yang telah disediakan di perairan Pangkep.Dalam hal ini, pemerintah dan dinas kesehatan menyediakan ambulans. Sementara Usaid membantu merancang bagaimana menyusun operasional, menyiapkan sumber daya manusia yang terampil, serta membantu pelayanan ambulans apung saat digunakan.Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, Bachtiar Baso mengatakan, Pangkep merupakan provinsi yang tinggi angka kematian ibu dan anaknya saat proses melahirkan. Khususnya mereka yang tinggal di bagian perairan. Maka dengan hal tersebut, berkolaborasi dengan Usaid memberi titik terang.Kata dia, selama ini kelemahannya karena kurangnya perhatian di daerah pesisir untuk sarana dan prasarana kesehatan. Untuk itu, disediakanmya ambulans apung sebagai satu cara mengurangi risiko kematian. Usaid membantu mengatur apa yamg diperlukan. Tujuannya memang untuk meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak.”Kami mau yang dilibatkan dalam ambulans apung memang yang sudah tersertifikasi, dan punya surat tanda registrasi agar bisa melayani masyarakat,” ucapnyaKadis Kesehatan Pangkep, Indriaty Latief menambahkan selain ambulans apung, sudah bisa mengakses perairan yang lebih dekat. Karena kepulauan Pangkep berdekatan dengan Sumbawa dan Lombok.Sehingga jika ambulans apung tak memiliki banyak waktu mengantar berobat dan merujuk bisa ke lombok. Untuk pasien yang menggunakan BPJS, boleh mengklaim ke Pangkep dan akan dibayarkan.

Bagikan berita ini:
9
2
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar