Terdakwa Korupsi BLBI Bebas, Ini Saran Senayan untuk KPK

FAJAR.CO.ID, JAKARTA-- Mahkamah Agung (MA) mengabulkan permohonan kasasi yang diajukan terdakwa kasus dugaan korupsi, Syafruddin Arsyad Temenggung. Bebasnya Syafruddin menjadi polemik.

Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi III DPR, Nasir Djamil menyarankan supaya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Peninjauan Kembali (PK) ke Mahkamah Agung (MA) terkait kasasi pembebasan ‎tersebut.

“Jadi diharapkan KPK kalau serius mengusut kasus BLBI ini, maka harus berani mengajukan PK terkait putusan kasasi MA,” ujar Nasir kepada wartawan, Kamis (11/7).

Langkah Peninjauan Kembali itu mesti dilakukan lembaga yang dikepalai oleh Agus Rahardjo karena jangan sampai ada persepsi miring dari masyarakat. Misalnya ada pihak yang berpihak kepada koruptor.

“Nanti publik akan mencurigai jangan-jangan ini ada orang kuat di balik putusan itu,” imbuhnya.

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini tidak ingin menilai kasus dikabulkannya kasasi Syafruddin Arsyad Temenggung jangal atau tidak‎. Namun, dia menilai apabila ada keanehan, Komisi Yudisial (KY) bisa bertindak menanyakan ke MA mengenai putusan tersebut.

“Kita berharap KY bisa bekerja dengan MA dan bisa mengevaluasi putusan itu. Walaupun KY tidak bisa intervensi putusan itu dan tidak masuk dalam ranah teknis putusan itu,” pungkasnya.

Sekadar informasi, terdakwa dugaan kasus korupsi BLBI, Syafruddin Arsyad Temenggung dinyatakan bebas dari segala tuntutan hukum. Keputusan itu dimuat dalam amar putusan kasasi yang dia ajukan ke MA.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : hamsah


Comment

Loading...