Bantah Bayar Orang, Tim Pemenangan RP Bakal Laporkan Oknum PPK

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Caleg dari Partai Golkar, Rahman Pina (RP), melalui Ketua Tim Pemenangan 45 Bidang Hukum & Advokasi, Hasri Jack SH, membantah adanya tuduhan terhadap RP membayar salah satu PPK untuk menggelembungkan suara.

“Kami hormati proses hukum yang sedang berjalan. Kami juga akan membantu aparat hukum jika diperlukan,” katanya, Jumat (12/7/2019).

Terkait dugaan adanya perselisihan suara pileg, dia menegaskan, tidak pernah ada penggelembungan suara yang menguntungkan Rahman Pina.

“Suaranya juga malah berkurang di banyak tempat. Tetapi kami tak pernah permasalahkan itu. Karena soal selisih suara, ranahnya ada di Mahkamah Konstitusi,” ujarnya.

Kalau pelapor merasa yakin menang, lanjut Hasri Jack, mestinya diajukan bukti ke Mahkamah Konstitusi. Karena MK satu satunya lembaga yang bisa memutus perkara perselisihan hasil suara setelah KPU menetapkan rekapitulasi nasional.

Sama seperti yang dilakukan caleg-caleg lain yang menang tapi digugat caleg kalah. “Kami siap adu data di Mahkamah Konstitusi. Kami juga akan menyiapkan upaya hukum dengan melaporkan oknum penyelenggara PPK jika ada yang menyebar fitnah seakan-akan ada yang menyuruh mengubah hasil suara,” tegasnya.

“Teganya kodong itu dihancurkan calegku. Tidak ada satupun operator dia kenal. Apalagi kasih uang. Itu fitnah teramat kejam. Kalau mau jadi anggota DPRD, silahkan. Tapi tidak harus menyuruh orang berbohong kiri kanan. Tidak mungkinlah pak RPi  yang 10 tahun jadi anggota DPRD, sudah punya pengalaman, kemudian turun urus hal hal sangat teknis. Tapi kami maklumi, orang yang kalah memang beragam macam akalnya,” Hasri Jack SH.(rls-sam)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...