Kekeringan, Delapan Kecamatan Dapat Bantuan Air Bersih

Jumat, 12 Juli 2019 19:21
Belum ada gambar

Sejumlah warga mengambil air bersih bantuan (net)

“Jumlah itu diharapkan cukup untuk membantu warga di daerah yang kekurangan air bersih,” tambahnya.Ia menjelaskan rata-rata setiap desa akan mendapatkan bantuan air bersih 30 hingga 35 tangki untuk kebutuhan sehari-hari warga selama kemarau.”Kami mengimbau warga yang mengajukan usulan bantuan air bersih dapat lewat kepala desa melalui kantor kecamatan kemudian dikirimkan kantor BPBD, dan kemudian kami baru melakukan droping air sesuai daerah permintaan,” jelasnya.Cukup banyak warga Desa Sruni, Kecamatan Musuk merasakan kekurangan air bersih selama dua bulan terakhir. Warga harus membeli air bersih dari truk-truk tangki swasta dengan harga Rp120 ribu hingga Rp250 ribu per tangki. Harga air bersih per tangki itu tergantung jarak lokasi pengiriman.Menurun Ketua RW05 Desa Sruni, Hadi Sutarno, warga setempat mulai kesulitan air bersih sejak pertengahan Bulan Puasa hingga sekarang, sehingga sejumlah mobil tangki air terlihat mondar-mandir melakukan droping air ke rumah warga.”Warga Sruni terutama di daerah rawan kekeringan mulai bersiap diri menghadapi kemarau saat ini. Sesuai pengalaman peristiwa kekeringan tahun sebelumnya, puncak musim kemarau akan terjadi Agustus 2019,” ujar dia.Ia menjelaskan warga yang masih mampu bisa membeli air bersih dari truk tangki swasta, sedangkan yang tidak mampu mengajukan bantuan dari pemerintah daerah. (Ant)

Komentar


VIDEO TERKINI