Politikus Nasdem Nurdin Basirun Resmi Ditahan KPK

FAJAR.CO.ID, JAKARTA-- Setelah resmi ditetapkan sebagai tersangka Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kini Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Nurdin Basirun mulai mendekam di penjara. Sebelum menempati “rumah” barunya itu, Nurdin pun mengenakan rompi oranye.

Adapun Nurdin ditahan di rumah tahanan (Rutan) K4 Cabang KPK, untuk selama 20 hari pertama. Ketika keluar dari ruang penyidik di Gedung KPK, Jumat (12/7) pukul 02.55 dini hari, politikus Partai Nasdem itu mengenakan rompi oranye dan tangan diborgol.

Begitu juga ketika memasuki mobil tahanan, tidak sepatah kata pun yang telontar dari mulutnya. Dia mengabaikan sejumlah pertanyaan yang dilontarkan awak media.

Jubir KPK, Febri Diansyah mengatakan, khusus Nurdin ditahan di rutan K4 Cabang KPK. Sementara untuk Kadis Kelautan dan Perikanan Edy Sofyan (EDS) ditahan di Rutan cabang KPK di Pomdam Jaya Guntur, Kabid Perikanan Tangkap Budi Hartono (BUH) di Polres Metro Jakarta Timur, dan Abu Bakar (ABK) selaku pihak swasta mendekam di Rutan Klas I Jaktim cabang KPK. “Mereka ditahan untuk 20 hari pertama,” kata Febri di Gedung KPK, Jumat (12/7) dini hari.

Sebelumnya, Nurdin Basirun ditetapkan sebagai tersangka suap dan gratifikasi terkait izin proyek reklamasi di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil Kepri pada kurun waktu 2018-2019. Politikus Partai Nasdem itu diduga menerima suap dan gratifikasi senilai SGD 11.000 dan Rp 45 juta.

Soal Blokade Tanker, Iran Tuding Inggris dan AS hanya Tutupi Kelemahan

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : hamsah

Comment

Loading...