Dosen Unhas ini Mengaku Dirugikan, Komentarnya Dipelintir Media

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Pengamat pemerintahan Andi Lukman Irwan mengaku kecewa dengan pemberitaan beberapa media di Makassar.

Berita sekprov Sulsel yang menyalahkan wagub Sulsel Andi Sudirman Sulaiman dianggap terlalu tendesius. Ada juga yang tidak mewawancarai lalu mengutipnya.

Karena itu melalui FAJAR.co.id, ia menyatakan:

1. Media-media tsb sebelumnya tidak pernah wawancara & meminta tanggapan dari saya lalu membuat narasi bahwa itu seakan-akan kutipan wawancara saya.

2. Saya sangat berharap media-media yang ada sebelum menayangkan berita bisa melakukan kros check dengan narasumber yang akan dicantumkan namanya dalam berita tersebut.

3. Terkait posisi sekda sendiri dalam hal ini kita bisa memahami bahwa beliau sesungguhnya dalam posisi tidak memahami bagaimana proses munculnya SK Wagub yang menuai polemik tersebut krn beliau belum menduduki jabatan sekda pada saat peristiwa tersebut.

4. Terkait bagaimana batas-batasan hak & kewenangan yang dimiliki oleh gubernur dan wagub dalam birokrasi pemerintahan saya kira sudah diatur dengan sangat jelas & terang benderang dalam UU pemerintahan daerah & UU Administrasi pemerintahan daerah beserta norma turunannya.

5. Sebagai pejabat pengendali administrasi pemerintahan dalam lingkup pemprov sulsel saya kira wajar & memang penting sekda harus selalu mengingatkan akan batas-batasan kewenangan yang dimiliki oleh pimpinan yang sesuai dengan regulasi yang ada sehingga ke depannya tdk ada polemik yang terjadi ketika pimpinan mengambil kebijakan.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Redaksi


Comment

Loading...