110 Guru SD dan SMP Dibekali Pendidikan Karakter

Senin, 15 Juli 2019 - 18:08 WIB

FAJAR.CO.ID,MAROS — Sebanyak 110 guru tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat di Maros dibekali penguatan pendidikan karakter,  Senin, (15/7).

Program bakti pada guru ini merupakan Program Charoen Pokphand Foundation Indonesia dengan menggandeng Universitas Diponegoro (Undip) dan Dinas Pendidikan Kabupaten Maros.

PGA Area PT Satwa Utama Raya area Sulawesi dan Papua, Nyoto Prayitno menjelaskan bakti pada guru ini merupakan salah satu kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) Charoen Pokphand Foundation yang merupakan badan dari PT Charoen Pokphand Indonesia.

Dia mengatakan kegiatan ini merupakan program yang ke 28 yang dilakukan di seluruh Indonesia, untuk mengembangkan karakter guru di Indonesia.

“Jadi ini merupakan program yang ke 28 dilakukan diseluruh Indonesia guna mengembangkan karakter guru di Indonesia,” jelasnya.

Untuk di Maros, ini merupakan kegiatan yang pertama kalinya digelar dan akan berlangsung selama dua hari sebagai salah satu wujud kepedulian Charoen kepada guru dalam pengembangan karakter.

Kegiatan ini kata dia, diikuti sekitar 110 tenaga pendidik dari tingkat SD, SMP dan sederajat. “Jadi kita memilih beberapa guru yang berada di ring 1 perusahaan di daerah Tompobulu. Selebihnya ditentukan oleh Dinas Pendidikan yang di dalamnya terdapat anak asuh kami,” sebutnya.

Dimana persyaratannya menjadi anak asuh yang berasal dari warga tidak mampu dan yatim piatu. Diakuinya pihaknya akan terus melaksanakan kegiatan bakti pada guru ini agar guru-guru di tanah air mampu untuk mengimbangi kemajuan teknologi yang ada.

“Kami berharap guru mampu mengintegrasikan nilai-nilai karakter dalam pembelajaran di kelas dan mampu mengelola managemen kelas dengan baik,” pungkasnya.

Sebelumnya, melalui program ini, Charoen Pokhand Foundation Indonesia telah mendapatkan anugerah Rekor MURI sebagai pelatihan penguatan pendidikan karakter secara bersambung kepada guru terbanyak.

Sementara itu Ketua DPRD Maros AS Chaidir Syam berharap kegiatan pendidikan berkarakter seperti ini bisa terus dilaksanakan. Pasalnya melalui program ini bisa membuay inovasi-inovasi baru untuk guru yang akan mengajar di sekolahnya masing-masing.”Kita berharap agar peserta bisa mengaplikasikan pendidikan karakter yang diperoleh saat melakukan kegiatan belajar mengajar di sekolah,” harapnya. (rin)

Loading...