Fokus Kualitas, Gojek, Go-Food, GO-PAY Pilihan Utama Milenial

Senin, 15 Juli 2019 09:33

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Persaingan dua aplikator ojek online antara Grab dan Gojek terkait soal tarif hingga kini terus terjadi. Bahkan menurut salah satu survei menyebutkan, Grab justru lebih unggul dalam hal tarif promo yang lebih jor-joran ketimbang Gojek.Menurut Alvara Strategy Insight, yang melakukan survey tentang ‘Perilaku dan Preferensi Konsumen Millenial Indonesia terhadap Aplikasi e-commerce 2019’ Grab lebih menawarkan harga yang lebih murah dengan banyak penawaran promo tarif, ketimbang Gojek.Menanggapi hal tersebut, Pengamat Ekonomi Sumatra Utara, Gunawan Benyamin menilai persaingan promo tersebut bukan menjadi kompetisi yang sehat. Menurut dia, terlalu banyak promo bisa mengurangi kualitas layanan konsumen, dan bahkan dapat menimbulkan kerugian di berbagai pihak termasuk mitra driver perusahaan.”Unggul dalam hal promo itu memang syarat dengan menguntungkan konsumen dan cenderung merugikan banyak pihak. Termasuk pihak yang banyak memberikan promo tersebut,” katanya.Promo tersebut membuat driver ojek online asal negara tetangga Malaysia itu ditinggalkan oleh mitranya. Seperti yang diketahui belum lama ini, ratusan ribu driver ojek online meninggalkan Grab. Alasannya karena kesejahteraan dan keamanan dalam bekerja.Dia juga menyinggung soal survey Alvira, salah satu lembaga yang menyatakan bahwa promo tersebut menguntungkan konsumen. Akan tetapi, perlu diketahui, survey tersebut harus dilihat secara komprehensif. Artinya, persaingan ojek online tidak hanya sebatas perang tarif. “Aspek penting lainnya seperti isu keselamatan dan bentuk inovasi lainnya juga diperhatikan,” katanya.

Bagikan berita ini:
7
6
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar