Hampir Pasti, Gunung Mas Jadi Pilihan Lokasi Pembangunan Istana Negara


“Kami sudah meninjau langsung jalan nasional dan wisata waterfront city. Gagasan Pemkot Palangka Raya cukup menarik,” singkatnya.Hanya saja, kata Ibnu, Sungai Kahayan masih belum masuk pada kewenangan balai sungai. Pihaknya menilai hal ini perlu dipikirkan, karena sangat penting dalam pembenahan wilayah. Hal yang menjadi perhatian lainnya yakni pembangunan Jembatan Layang di Bukit Rawi. Pasalnya, perlu dorongan agar tidak berjalan lambat.“Meski optimistis selesai sesuai target, tetapi juga harus diperhatikan kondisi cuaca di lapangan,” tegas politikus Partai Golkar ini.Kabar pemindahan ibu kota sudah dipastikan ke Kalteng, juga ditanggapi Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkim) Kalteng Ir Leonard S Ampung.“Pembangunan lokasi ibu kota nanti menjadi kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU), yang langsung ditangani pemerintah pusat,” katanya kepada Kalteng Pos di ruang kerjanya, Kamis (11/7).Menurut Leo, pemerintah provinsi hanya menyiapkan rencana lokasi. Anggaran APBN yang disiapkan pun sedikit, karena banyak yang akan dibangun oleh swasta.

Kepala Bappeda dan Eks Kepala Biro Umum Lolos Seleksi Kompetensi di KemendagriLamis LambeKemenkumham Juara 3 Tenis HUT Mamuju

“Rencana pembebasan (lahan) masih belum. Perlu koordinasi dengan instansi terkait, seperti Badan Pertanahan Nasional (BPN), Dinas Kehutanan (Dishut), Dinas Perkebunan (Disbun), dan sejumlah perangkat daerah lainnya,” terangnya.Terpisah, Kepala Disbun Kalteng Rawing Rambang mengungkapkan, segitiga emas rencana lokasi pembangunan ibu kota nanti ada yang dekat dengan perkebunan sekitar.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...