LPPM Unifa Gandeng Kemenpar Gelar Pelatihan Pendampingan Desa Wisata

Senin, 15 Juli 2019 - 19:28 WIB
LPPM Unifa Gandeng Kemenpar

FAJAR.CO.ID,MAROS— Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Fajar bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata menggelar pelatihan pengembangan desa wisata kampung bambu, Senin, 15 Juli, di Desa Toddopulia, Kecamatan Tanralili Kabupaten Maros.

Pelatihan yang mengusung tema “Pengembangan Desa Wisata melalui Pendampingan dalam Rangka Fasilitasi Pelatihan Masyarakat Sadar Wisata” ini diikuti sekitar 50 peserta.

Analis Kebijakan Kementerian Pariwisata, Duta Indra Siregar mengatakan pendampingan pengembangan desa wisata ini merupakan inisiatif dari Kementerian Pariwisata.

Dimana sebelumnya telah dilakukan TOT kepada 50 Perguruan Tinggi se Indonesia. “Jadi kita lakukan TOT dulu kepada kurang lebih 50 Perguruan Tinggi (PT) se Indonesia untuk pengembangan desa wisata. Karena Perguruan Tinggi ini juga penting sebagai pengabdian kepada masyarakat,”katanya.

Kedepannya kata dia, dari hasil pendampingan ini Perguruan Tinggi akan menginventarisasi kebutuhan-kebutuhan dari pengembangan desa wisata ini. “Karena ini berkelanjutan, sehingga mereka tidak hanya sekadar diberikan materi saja, tetapi tetap harus diberikan pendampingan lagi,” sebutnya.

Sementara itu Koordinator Kegiatan Pendampingan Pengembangan Desa Wisata melalui Perguruan Tinggi kerjasama dengan Kementerian Pariwisata, Kementerian Desa dan Unifa, Nasrullah mengatakan pelatihan ini hanya berlangsung sehari.

Namun untuk pelaksanaan pendampingannya akan berlangsung mulai Juli hingga September mendatang. Dia juga mengmengatakan alasan dipilihnya Desa Toddopulia kata dia, sebab disini merupakan salah satu penghasil bambu.

“Hasil identifikasi kami di Desa ini merupakan salah satu daerah penyuplai bambu yang dipasarkan ke Maros maupun ke Makassar dan sekitarnya. Namun hasil penjualan nya tidak maksimal sebab harga jualnya cukup murah,” jelasnya.

Sedangkan Kepala Desa Toddopulia, A Abbas menyambut baik kedatangan tim dari Unifa serta Kemenpar dan Kementerian PUPR.”Kami mengapresiasi dan mendukung kegiatan yang digelar Unifa bersama Kemenpar. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Unifa telah mengadakan kegiatan pendampingan desa terkait pengembangan desa wisata bambu di desa kami,” jelasnya. (rin)