Pajak Berbasis Online, Pelaku UMKM Tak Perlu Khawatir

Senin, 15 Juli 2019 - 12:42 WIB

FAJAR.CO.ID, PAREPARE – Demi peningkatan pendapatan asli daerah (PAD), semua pelaku UMKM di Parepare harus membayar pajak sebesar sepuluh persen dari setiap transaksi.

Wali Kota Parepare, Taufan Pawe menegaskan, pelaku usaha tak perlu khawatir akan tak tepat sasarannya, pajak yang sudah dibayarnya itu. Sebab, semua dana yang disetor itu akan langsung terinput di Bank Sulselbar dan terpantau langsung Komisi Pemberantasan Korupsi.

Taufan tegaskan hal ini pada kegiatan sosialisasi terkait pemungutan pajak daerah berbasis online.

“Ada alat yang disiapkan, gratis. Kuotanya pun demikian. Saya harap dukungan para pelaku usaha,” ujarnya, di Ruang Pola Kantor Wali Kota Parepare, Senin, 15 Juli.

Dokter Onasis Ternyata Cucu dari Mantan Gubernur Sulawesi Lanto Daeng Pasewang

 Polisi Murah Senyum Ini Ikuti Pemantapan Multimedia Mabes Polri

Terhormat di Oposisi, Sandi: Janji Harus Ditepati

Orang nomor satu di Parepare ini kembali menegaskan, program pembayaran pajak via online ini merupakan perintah langsung dari KPK. Karena itu, ia berharap pelaku usaha bisa bekerja sama.

“Tolong pemungutan pajak ini jangan dimaknai program pemerintah Pemkot Parepare semata. Ini dilakukan agar tak ada kebocoran pembayaran pajak. Dan KPK tahu itu,” tandasnya.

Sekkot Parepare, Iwan Asaad meminta kepada semua pelaku usaha bisa menerima sistem ini. Bayar pajak via online setiap transaksi.

“Sejauh ini sudah ada 20 alat yang terpasang di beberapa toko dan selalu bisa di pantau via online berapa yang sudah membayar,” tutupnya. (sua)