Penjelasan Ahli Soal Mendengkur Bisa Mematikan

0 Komentar

FAJAR.CO.ID– Anda mungkin tidak berpikir mendengkur keras adalah masalah besar. Tetapi menurut para ahli tidur, mendengkur tidak berbahaya adalah mitos yang populer dan hal ini berbahaya.

Kurang tidur memiliki implikasi kesehatan yang serius, terutama ketika kurang tidur menumpuk seiring waktu. Efek samping dari kurang tidur berkisar dari keparahan dari sakit kepala hingga ke peningkatan risiko penyakit tertentu.

“Ada minat yang tumbuh dalam topik tidur di masyarakat kita, namun demikian, mitos tetap ada,” kata Rebecca Robbins, seorang peneliti pascadoktoral di Departemen Kesehatan Penduduk di Sekolah Kedokteran NYU Langone Health School dan peneliti utama studi tersebut, seperti dilansir laman MSN, Minggu (14/7).

Setelah menganalisis lebih dari 8.000 situs web, para peneliti menemukan 20 mitos umum tentang tidur dan mempercayai mitos ini sebenarnya bisa membahayakan kesehatan banyak orang.

Sambut Murid Baru, Sekolah Gelarkan Karpet Hijau

Literasi Bencana Belum Diutamakan

Plt Sekkab Ditolak, Bupati Diwalili Asisten III Eka Rusli

Panel para ahli menentukan seberapa parah konsekuensi kesehatan untuk setiap mitos, dan menganggap dengkuran sebagai sifat yang mengganggu namun tidak berbahaya dianggap sebagai salah satu hal yang paling berbahaya.

Ini sebagian besar disebabkan oleh ancaman kondisi yang disebut obstructive sleep apnea (OSA). Seseorang dengan OSA akan mengalami dengkuran yang keras dan jeda yang berulang-ulang dalam bernafas sepanjang malam karena penyumbatan di jalan napas.

OSA memengaruhi sekitar 30 persen populasi dan para peneliti percaya bahwa ini adalah gangguan tidur yang mengancam jiwa. Meskipun gangguan ini mengancam jiwa jika tidak diobati, namun ada perawatan yang efektif. Seseorang hanya harus tahu bahwa mendengkur adalah gejala yang perlu disebutkan kepada dokter mereka.

Studi ini membahas banyak mitos berbahaya lainnya tentang tidur, termasuk gagasan bahwa tubuh Anda bisa beradaptasi dengan interval waktu tidur yang lebih pendek. Anda benar-benar perlu tidur tujuh hingga delapan jam semalam. (jpnn)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...