Plt Sekkab Ditolak, Bupati Diwalili Asisten III Eka Rusli

Senin, 15 Juli 2019 - 10:29 WIB

FAJAR.CO.ID, MASAMBA– Rapat paripurna DPRD Luwu Utara terkait pandangan umum fraksi-fraksi terhadap hasil pembahasan laporan pertanggungjawaban bupati Luwu Utara 2018 di ruang paripurna, Senin 15 Juli 2019 molor.

Anggota DPRD Luwu Utara banyak terlambat. Kondisi ini membuat tidak kuorum. Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indrini juga tidal hadir. Rencana awal, hanya dihadiri Pelaksana Tugas Sekkab Luwu Utara, Tafsil Saleh.

Anggota DPRD Luwu Utara dari Fraksi PAN, Guris secara tegas menolak ikut rapat paripurna. ”Rapat ini harus diikuti bupati. Masa hanya diikuti Pelaksana Tugas Sekkab. Ini pertanggungjawaban bupati,” tegas Guris.

Lucinta Luna: Band Repvblik Tidak Laku dan Plagiat

Pidato Berapi-api Jokowi: Pangkas, Hajar, Bubarkan!

Wanita Ini Rela Serahkan Mahkotanya demi NKRI

Dia langsung melangkahkan kaki ke luar ruang paripurna. Ketua DPRD Luwu Utara, Mahfud Yunus mengatakan “Tabe Pak Guris, sikap Fraksi PAN bagus. Bupati telepon tadi. Bisakah saya tidak hadir. Ada acara yang tidak kalah pentingnya,” kata Mahfud.

Namun, bupati tetap hadir. Hanya diwakili Asisten 3 Bidang Administrasi Umum Pemkab Luwu Utara, Eka Rusli. Awalnya ingin mengirim Plt Sekkab, tapi dengan alasan Sekkab dua jabatan. Setelah dilobi. Guris akhirnya melunak dan masuk ruang paripurna. (shd)