Aco Bilang Penjara Bukan Tempat Hina, Bagi…

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Wali Kota Makassar periode 2004-2009 dan 2009-2014, Ilham Arief Sirajuddin menyempatkan diri menyambangi redaksi Harian FAJAR, Selasa, 16 Juli.

Itu adalah kunjungan pertama Aco-sapaan akrab Ilham Arief Sirajuddin, setelah bebas dari kasus yang membelit dan mengharuskannya dipenjara selama 4 tahun. Sebelum berbicara banyak hal tentang masa-masa yang dihabiskan selama dipenjara, Aco telah dahulu melihat-lihat perpustakaan Jusuf Kalla yang berada di redaksi Harian FAJAR.

Di redaksi Harian FAJAR, Aco diterima Direktur Utama (Dirut) Harian FAJAR, Agus Salim Alwi Hamu, Direktur Harian FAJAR, Faisal Syam, Pemimpin Rendaksi Harian FAJAR, Arsyad Hakim, dan sejumlah awak redaksi lainnya.

Pada kesempatan ini, Aco mengaku mendapat banyak hikmah atas apa yang telah dijalani. Hingga pada akhirnya dia berkesimpulan bahwa penjara bukanlah tempat yang hina, kendati perspektif semua orang yang berada di luar menyebut penjara adalah tempat hina.

“Bagi saya, penjara bukan tempat hina. Bagi orang yang tidak melakukan kesalahan seperti saya, kemudian dimasukkan penjara. Karena yang tahu kita itu salah kan, hanya kita sendiri,” kata Aco.

Aco merasa penjara bukan tempat hina karena apa yang dituduhkan kepadanya dalam kasus swakelola PDAM Kota Makassar, tidak benar dan tidak pernah dilakukannya. “Tapi saya tidak bilang masuk penjara mako,” tambah Ilham.

Meski Grogi, Harun Tetap Pede Bernyanyi di Depan Helmi Yahya

FLPP Rumah Murah Habis, Pemerintah Tawarkan Skema Baru

OPD di Wajo Kebocoran PAD, Realisasi Tidak Tercapai

Karena yakin tidak pernah bersalah dalam kasus yang menjeratnya, Ilham mengaku bisa melewati hukuman dengan ikhlas. Kendati, saat awal ditetapkan tersangka KPK dan harus masuk penjara, dia juga merasa tertekan terutama saat mengingat istri dan anak-anaknya yang masih sekolah. “Jadi yang saya memang pikirkan pertama adalah anak saya,” ungkapnya.

Dia juga mengungkap salah satu nasihat dan support sehingga kuat menjalani proses penahanan di KPK datang dari Ketua MUI Sulsel, AGH Sanusi Baco. Aco mengungkap, bahwa Sanusi Baco lah yang memberinya dukungan untuk tidak perlu takut masuk penjara.

Makanya kata dia, begitu keluar dari penjara, salah satu yang tidak luput dari kunjungan silaturahminya adalah mendatangi kediaman AGH Sanusi Baco. “Pak Kiai yang selalu memberi dukungan moral kepada saya. Dia selalu bilang, jangan mako takut masuk penjara, barang kali itu bagian dari takdir hidup yang harus kamu jalani,” kata Aco menirukan petikan semangat dari Sanusi Baco beberapa tahun lalu.

Bahkan, Aco pun merasa berterima kasih kepada KPK yang telah membuatnya jadi tersangka. “Kalau bukan karena KPK, saya tidak masuk penjara. Buktinya saya praperadilan saya menang, tapi tetap diproses dan harus masuk penjara,” tandas Ilham. (sah)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...