Gini Rasio Turun Lambat, Ini Usul Ekonom untuk Menko Perekonomian

Selasa, 16 Juli 2019 07:43

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk Indonesia, yang diukur gini rasio sebesar 0,382 pada Maret 2019. Angka tersebut hanya menurun tipis sebesar 0,002 poin jika dibandingkan dengan gini rasio pada September 2018 lalu yang sebesar 0,384. Secara Year on Year (yoy), gini rasio juga menurun tipis sebesar 0,007 poin dari 0,389.Dikonfirmasi hal itu, Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution menyatakan belum mengetahui secara pasti angka penurunan gini rasio yang dirilis BPS. Kendati demikian, menurut dia, tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk dinilai sangat sulit diturunkan dibandingkan indeks makro ekonomi lainnya.“Tingkat kemiskinan atau pengangguran turun gak susah,tapi kalau gini rasio turun itu susah,” kata Darmin di Kantor Kemenko Pereknomian, Jakarta, Senin (15/7).Darmin menyebut penurunan gini rasio sebesar 0,002 poin pada Maret 2019 sudah merupakan sebuah prestasi yang bisa dibanggakan. Apalagi, kata dia, penurunan tersebut diiringi oleh pertumbuhan ekonomi nasional yang berlangsung positif.“Pertumbuhan diiringi dengan penurunan gini rasio itu suatu prestasi yang tidak semua negara bisa melakukannya,” tukasnya.

Bagikan berita ini:
6
2
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar