Korupsi RTH Kota Bandung Rp60 Miliar, Ini Ultimatum KPK

FAJAR.CO.ID, BANDUNG-- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengultimatum para terduga penikmat aliran dana terkait korupsi pengadaan tanah untuk ruang terbuka hijau (RTH) di Pemerintah Kota Bandung, segera menyerahkan ke KPK. Sebab negara dirugikan hingga Rp60 miliar.

“Kerugian negara diindikasikan terjadi karena harga yang di mark-up sedemikian rupa, sehingga uang yang sebenarnya diterima oleh pemilik tanah jauh lebih kecil. Karena itulah, kerugian negara dalam kasus ini hampir setengah dari nilai anggaran tersebut,” kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah dalam keterangannya, Selasa (16/7).

Febri menuturkan, lembaga antirasuah menduga uang aliran dana RTH Kota Bandung mengalir ke sejumlah pihak. KPK sedang menelusuri pihak-pihak yang menikmati aliran dana tersebut.

“Ada yang telah secara kooperatif mengembalikan dalam bentuk uang senilai puluhan juta rupiah dan lima bidang tanah,” ucap Febri.

Oleh karena itu, KPK mengimbau apabila ada pihak lain yang merasa menerima aliran dana dugaan korupsi ini, diharapkan langsung menyerahkan uang tersebut ke KPK.

“Hal tersebut pasti akan dipertimbangkan sebagai faktor yang meringankan dan juga dapat membantu penanganan perkara ini,” tegasnya.

Untuk mendalami kasus ini, KPK tengah melakukan penyidikan terkait bukti-bukti yang sudah dimiliki penyidik dengan memeriksa sejumlah saksi. KPK juga melakukan pemeriksaan sekaligus pengecekan lokasi bersama BPK RI terhadap RTH di Kota Bandung, terkait dengan dugaan korupsi yang sedang didalami.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : hamsah


Comment

Loading...