Gempa Bali, Objek Wisata Favorit Masih Aman

Rabu, 17 Juli 2019 09:51

FAJAR.CO.ID, BALI– Gempa kembali memorak-porandakan beberapa daerah. Setelah pekan lalu mengguncang daerah Maluku Utara, kemarin (16/7) gempa melanda Bali dan sebagian daerah di Jawa Timur.Sumber gempa berkekuatan 5,8 skala Richter (SR) itu berpusat di 83 kilometer barat daya Nusa Dua dengan kedalaman 68 kilometer. Meski gempa berpusat di tengah laut, BMKG menyatakan tidak berpotensi tsunami.Kabupaten Badung menjadi wilayah yang terdampak paling parah. Gempa tersebut mengakibatkan puluhan bangunan hancur.Berdasar data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Badung hingga pukul 17.00 kemarin, gempa berdampak di lima di antara enam kecamatan yang ada. Kecamatan yang dominan terdampak adalah Kuta Selatan. Ada 24 bangunan yang mengalami kerusakan. Termasuk empat korban luka di SD Negeri 1 Ungasan. Para korban mengalami luka robek di kepala karena tertimpa genting.Seorang warga bernama Made Budi mengaku cukup terguncang dengan getaran gempa. Hal itu mengingatkannya pada gempa yang terjadi pada 14 Juli 1976. “Goyangannya hampir menyamai gempa tahun 1976. Ini yang terbesar setelah gempa 43 tahun silam,” ujarnya.Gempa juga berdampak pada beberapa bangunan sekolah lain, gapura ITDC, hotel, Mapolsek Kuta Selatan, kantor camat, dan pura. Bandara Ngurah Rai juga mengalami kerusakan di beberapa bagian. “Kami masih melakukan pendataan. Yang urgen harus ditangani dahulu,” ungkap Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Badung dr Ni Nyoman Ermy Setiari.

Bagikan berita ini:
6
10
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar