Jelang Iduladha, Kabupaten Gowa Pastikan Kesehatan Hewan Kurban

Rabu, 17 Juli 2019 - 18:55 WIB
ILUSTRASI

FAJAR.CO.ID, SUNGGUMINASA — Menjelang Iduladha Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Gowa memastikan hewan kurban di Gowa layak untuk dikurbankan.

Kepala Bidang (Kabid) Produksi dan Penyebaran Ternak Dinas Peternakan dan Perkebunan kabupaten Gowa, Muhammad Chaerul Azwar, mengungkapkan, semua hewan ternak di Kabupaten wajib dilakukan pemeriksaan sebelum dikurban.

“Secara fisik kasat mata sudah siap diqurban (ante mortem). Adapun pemeriksaan lanjutan setelah dipotong atau post mortem,” katanya.

Semua sapi kurban asal Gowa wajib melalui pemeriksaan kesehatan hewan (keswan). Setelah diperiksa diberi surat keterangan hasil pemeriksaan keswan. Setiap ekor dikenakan karcis retribusi pajak daerah Rp5.000 per ekor.

Setelah pemotongan atau post mortem, lanjutnya, akan kembali dilakukan pemeriksaan. “Biasanya dilakukan secara acak untuk mengetahui kondisi daging dan jeroan apakah bebas parasit atau tidak. Kadang kala ditemukan parasit berupa cacing pada organ seperti hati. Dan disarankan agar organ yang terinfeksi dibuang,” ungkapnya.

Sementara, untuk jumlah hewan qurban di Kabupaten tahun ini sebanyak sebanyak 6.577 ekor dan kambing 630 ekor. Dengan jumlah tersebut, tahun ini hewan kurban di Gowa mengalami peningkatan sekitar 700 ekor. (ica)