RSUD Lamaddukkelleng Batasi Pasien

Rabu, 17 Juli 2019 08:36

FAJAR.CO.ID, SENGKANG — Manajemen RSUD Lamaddukkelleng di Kabupaten Wajo kembali menuai polemik. Pasalnya, pasien dibatasi untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Komisi IV DPRD Wajo, Husniaty HS dalam rapat komisi di Gedung DPRD Wajo, Selasa kemarin, (16/07/19).Ia mendengarkan langsung pembatasan penerimaan pasein tersebut, dari warga Sengkang Kecamatan Tempe.”Warga tidak mendapatkan pelayanan di poli klinik di RSUD Lamaddukkelleng. Karena pasien yang diterima hanya sampai 40 orang,” ujarnya.Husni sapaannya, sangat menyayangkan kejadian tersebut. Sebab menurutnya, pembatasan penerimaan tidak semestinya diberlakukan.”Kalau bagi saya, sebaiknya dokter atau petugas rumah sakit tetap menerima pasien sepanjang waktu pelayanan masih ada,” kritiknya.Sementara, Direktur RSUD Lamaddukelleng Sengkang, dr Andi Sari Dwi Kartini mengaku, pembatasan pasien pada Senin, 8 Juli kemarin, hanya berlaku di poli klinik internal saja. Sementara poli klinik lainnya berjalan tetap normal.”Kita kemarin ada update Sistem Manajemen Rumah Sakit (Simrs). Jadi koneksi terganggu dan sistem di manualkan dulu,” paparnya.

Bagikan berita ini:
5
10
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar