Secara Psikologis, Anak Lebih Mendengar Ayahnya

Rabu, 17 Juli 2019 - 14:36 WIB

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR–Pekerjaan di luar rumah membuat ayah tidak bisa menemani anak hingga 24 jam. Hal ini juga membuat anak lebih segan pada ayah.

Psikolog Pendidikan dan Anak, Universitas Negeri Makassar, Eva Meizara Puspita Dewi SPsi MSi menuturkan, Secara psikologis, anak akan lebih mendengar pada ayahnya. Sebab anak lebih banyak diasuh oleh ibu, sehingga emosional anak tak sedekat saat bersama ibu.

Ayah hanya perlu bersikap disiplin juga dengan memberi contoh pada anak, agar ketika ayah berbicara maka anak pun akan mendengarkan, “Kalau sama ibu karena seharian bersama, apalagi kalau ibunya selalu memberikan apa yang anaknya mau, akhirnya anak menjadi manja dan susah mendengar. Jika ayah yang menegur, maka anak akan segan melawan,” terangnya.

Namun, perlu diperhatikan bahwa ayah tidak boleh berbicara keras atau memainkan fisik seperti memukul barang sehingga membuat anak menjadi takut dan akhirnya trauma. “Hanya perlu bicara tegas saja dengan mengatakan sekali tidak, maka tetap tidak boleh,” ungkapnya.

Psikolog Pendidikan dan Anak, Universitas Hasanuddin, Nirwana Permatasari SPsi SH MPd MPsi Psikolog menambahkan, pada dasarnya anak membutuhkan kehadiran dua figur ibu dan ayah secara berdampingan.

Jika tidak memiliki ayah misalnya, maka ibu dapat menjalankan peran sebagai ayah dengan membantu anak berkembang dengan baik sesuai tuntutan usianya.

Pada anak yang kurang kasih sayang ayahnya, dampaknya bisa beragam dan berbeda-beda efek yang ditimbulkannya pada setiap anak. Bisa mempengaruhi kemandiriannya, daya juang, dan keberaniannya. (ind/dni)