Tim Pakar Bentukan Kapolri Beber Temuan Kasus Novel Baswedan

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Tim pakar bentukan Kapolri, Jenderal Tito Karnavian untuk kasus penyiraman air keras kepada penyidik senior KPK, Novel Baswedan rencananya siang ini akan menggelar konferensi pers terkait hasil kerjanya selamanya 6 bulan.

Didampingi oleh pihak Mabes Polri, mereka akan memaparkan sejumlah rekomendasi kepada Kapolri guna menyelesaikan kasus ini.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, giat nanti siang tim pakar akan membuka hasil investigasi dan wawancara sejumlah saksi. Termasuk analisa terhadap Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang sudah didatangi.

“Tim akan menyampaikan paparan kinerjanya selama 6 bulan itu. Melakukan proses investigasi secara terbuka, mewawancarai sekian saksi, melakukan analisa TKP, mendatangi beberapa lokasi,” ujar Dedi di Mabes Polri Jakarta Selatan, Selasa (16/7).

“Dari kesimpulan itu, baru ada rekomendasi yang diberikan TGPF ke Polri. Maka Polri besok tentunya akan menindaklanjuti rekomendasi dari tim,” imbuhnya.

Meski begitu, Dedi enggan membocorkan apakah sudah ada nama tersangka kasus ini atau tidak. Dia hanya menyampaikan rekomendasi tim pakar ini akan ditindaklanjuti dengan pembentukan tim teknis. Nanti akan dijelaskan bagaimana tim tersebut bekerja dan berapa lama durasi yang diberikan.

Selain itu, dengan jumlah rekomendasi yang dilayangkan tim pakar kepada polri, Dedi masih enggan mengungkapnya. Dia menyerahkan itu kepada tim pakar untuk menyampaikan mepada publik.

Di sisi lain, dalam jumpa pers siang nanti di kantor Bareskrim Polri, Dedi memastikan tidak akan menghadirkan Novel Baswedan. Mengingat, tidak ada urgensi menghadirkan korban dalam kegiatan kali ini. “Nggak usah, ngapain,” tukas mantan Wakapolda Kalimantan Tengah itu.

Sebelumnya, Tim Pencari Fakta (TPF) kasus penyiraman air keras kepada penyidik senior KPK, Novel Basweda telah selesai menjalankan tugas sejak 7 Juli 2019. Dua hari berselang mereka menyerahkan laporan hasil kerja selama 6 bulan kepada Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian.

Aplikasi E-OKEPASIEN, Jamin Pelayanan Keselamatan Pasien di RSUD Batara Siang

Waketum PAN, Berada di Pemerintah atau Oposisi Sama-sama Bisa Mengawasi

Video Bisikan Ronaldo dan Detik-detik Kedatangan De Ligt di Juventus

Anggota TPF, Nurcholis mengatakan, laporan yang diserahkan kepada Tito berjulah 170 halaman ditambah lampiran sebanyak 1.500 halaman. Dalam kerjanya selama 6 bulan, tim yang terdiri dari sejumlah pakar ini menggunakan metode pendekatan investigasi untuk membantu mengungkap kasus ini.

Meski begitu, TPF belum mengungkap isi temuannya selama ini. Mereka terlebih dahulu memberi waktu kepada Tito untuk mempelajari. Dan akan diumumkan kepada publik secara lengkap selambatnya satu pekan ke depan.

“Laporan sudah disampaikan dan beliau (Tito) akan mempelajari. Kami akan menyampaikan hasil lingkap pada minggu depan,” ujar Nurcholis di Ruppatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (9/7).

Sementara itu, Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol M Iqbal mengatakan laporan TPF sudah diterima Kapolri. Saat ini sedang dipelajari secara seksama. Dari pertemuan sekitar 2 jam dengan TGPF disebut ada temuan menarik dari investigasi tim ini selama 6 bulan. Hal itu akan disampaikan pada minggu depan.

“Ada temuan, progres dari tim pakar ini, temuan menarik nanti akan kami sampaikan pada sesi konferensi pers paling lanbat minggu depan,” pungkasnya. (jp)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...