Cerita Nurdin Saat Awal Menjabat

0 Komentar

Tiga Bulan Tak Terima Uang Jalan, Harga Kulkas Rp36 Juta | 

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR, — Banyak cerita menarik yang menjadi kisah Nurdin Abdullah saat baru menjabat sebagai Gubernur Sulsel. Salah satunya soal uang jalan.
Nurdin Abdullah memberikan arahan saat menyambangi seluruh peserta Diklatpim di kantor BPSDM Sulsel, Kamis, 18 Juli. Dia menekankan pentingnya integritas dalam bekerja dan loyal pada pimpinan.

Dalam arahannya, gubernur mengimbau kepada seluruh peserta diklat untuk benar benar mengikuti diklt dengan baik. Karena di diklat itulah akan ditanamkan nilai nilai dasar ASN dan kepribadian yang berintegritas tinggi.

Saat periode awal sebagai bupati Bantaeng, Nurdin banyak dikelilingi pejabat yang tak memberinya dukungan. Hanya saja, semua tetap bekerja profesional. Mereka loyal kepada pimpinanya, sehingga 90 persen pejabat dari bupati zaman Azikin Soelthan tetap dia pertahankan.

“Seperti pak Idham (Plt Kabiro Umum dan Perlengkapan Sulsel). Dia ini tidak mendukung saya di periode pertama. Tetapi dia loyal, dan saya tetap pakai,” ujarnya.
Dia menceritakan tentang masalah integritas. Nurdin mengaku tak pernah berbuat macam-macam di Sulsel. Jika ada uang jalan, Nurdin memanfaatkan sebagaimana mestinya.

Suami dari Liestiaty Fachrudin itu pernah tak mendapt uang jalan saat tiga bulan pertama. “Nanti marah-marah baru. Tiga bulan pertama tidak ada uang jalan,” bebernya.
Inspektorat pun pernah memeriksa harga kulkas pengadaan Biro Umum dan Perlengkapan. Kulkas satu pintu harganya Rp36 juta.”Padahal dua pintu kulkas saya tidak sampai Rp17 juta,” jelasnya. (ful)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...