Ofo Bekas

Oleh Dahlan Iskan

FAJAR.CO.ID-- Ofo yang bangkrut itu ternyata kini masuk Indonesia. Dalam bentuk sepeda bekas.

Begitu banyak penawaran di internet. Dari Batam. Dari Medan. Juga dari Jakarta.

Penawaran itu terang-terangan menyebutkan: sepeda Ofo. Tanpa penjelasan apa itu Ofo.

Setelah saya perhatikan itu memang bener-bener sepeda Ofo. Warnanya. Tulisannya. Sama. Dengan yang ada di Tiongkok. Lihatlah copy penawaran itu. Yang saya sertakan di tulisan ini.

Rupanya itu sebagai usaha penyelamatan. Daripada tidak dibayar.

Pabrik yang memproduksi sepeda Ofo menarik sepeda mereka. Dari jalan-jalan raya. Setelah Ofo dinyatakan bangkrut.

Tagihan itu terlalu berat bagi Ofo. Dari satu pabrik saja mencapai hampir Rp 1 triliun. Yang di Tianjin itu. Belum tagihan dari pabrik yang di Shanghai.

Ofo benar-benar jatuh. Bersama pemiliknya yang masih sangat muda itu: Dai Wei.

"Jatuhlah selagi masih sangat muda. Agar mudah bangkit".

Begitu sering saya mengatakan. Di kuliah-kuliah umum. Di bidang kewirausahaan.

Ke depan saya harus memperbaiki kalimat itu. Dengan satu tambahan anak kalimat: tetapi jangan seperti Ofo. Jangan seperti Dai Wei.

Dai Wei memang masih berumur 28 tahun. Ketika perusahaan yang didirikannya itu bangkrut. Namun kejatuhan Ofo terlalu dalam. Untuk ukuran bukan anak muda pun.

Saya tidak tahu apakah Ofo masih bisa bangkit lagi. Apakah Dai Wei masih sempat bangun lagi. Dari hukumannya yang terlalu berat saat ini.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : hamsah


Comment

Loading...