Ogah Jadi Pelapis Messi, Ighalo Tolak Barcelona

Kamis, 18 Juli 2019 - 20:27 WIB
Odion Ighalo/Reuters

FAJAR.CO.ID, KAIRO—Tidak banyak pemain menolak bermain untuk Barcelona dalam karier mereka. Dan Odion Ighalo adalah salah satu dari sedikit pemain yang mengatakan tidak untuk tawaran yang datang dari Camp Nou.

Sejak 2017, penyerang berusia 30 tahun itu memilih bermain di Liga China. Pertama dengan Changchun Yatai lalu saat ini dengan Shanghai Shenhua. Ia lalu menjadi perhatian Barcelona. Raksasa Catalan kabarnya menghubungi Ighalo pada awal tahun karena ingin meningkatkan pilihan mereka untuk paruh kedua musim saat mereka berusaha untuk mempertahankan gelar La Liga mereka dan memenangkan Liga Champions UEFA untuk pertama kali sejak 2014.

Keengganan Ighalo ke Camp Nou lantaran ia tidak tertarik memainkan peran cadangan untuk Lionel Messi dan Luis Suarez. Makanya, alih-alih pindah kembali ke Eropa dimana ia pernah membela Granada dan Watford, ia malah memilih untuk tetap di Cina dan bergabung dengan Shanghai. Bersama Shanghai, ia mencetak tujuh gol dalam sembilan pertandingan hingga saat ini.

Ighalo terus terang soal alasan dia mengatakan tidak kepada raksasa Spanyol itu. Dia mengatakan kepada BBC pada bulan Februari: “Maksudnya untuk menjadi pinjaman enam bulan dan hanya sebagai penyerang cadangan. Senang mendengar bahwa Barcelona tertarik dan pesepakbola mana pun akan lebih dari senang untuk menerimanya.”

“Tetapi dengan hormat saya baru saja selesai sebagai pencetak gol terbanyak kedua di Cina dengan 21 gol. Jadi, saya pantas mendapatkan yang lebih baik dan tidak ingin menjadi pemain jangka pendek di suatu tempat. Kami menolaknya, itu adalah keputusan yang mudah untuk dibuat dan saya memilih untuk tetap di China,” tegas pemain berusia 30 tahun itu.

Saat ini, Ighalo masih memimpin daftar top skor Piala Afrika 2019. Sejak fase grup, ia sudah melesakkan lima gol. Teranyar, ia mencetak gol kemenangan ke gawang Tunisia untuk memastikan Nigeria mengakhiri turnamen sebagai juara ketiga. Dengan keunggulan dua gol atas Riyad Mahrez dan Sadio Mane, ia berpeluang besar pulang dengan sepatu emas. (The National/amr)