Pasien Peserta BPJS Kesehatan Mengaku Dibebani Biaya di RSUD Andi Djemma 

Kamis, 18 Juli 2019 10:43

FAJAR.CO.ID,MASAMBA—Peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mengeluhkan pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Djemma Masamba. Dokter RSUD Andi Djemma Masamba masih dibebani biaya pembayaran bagi pasien peserta BPJS Kesehatan.Pasien Rawat Jalan RSUD Andi Djemma Masamba, Toreski M mengaku tidak menerima kebijakan dokter gigi yang meminta dirinya menalangi pembayaran seluruh biaya pengobatan rawat jalan. ”Saya sudah membayar angsuran di BPJS secara mandiri. Kenapa disuruh membayar lagi sama dokter gigi yang menangani di Rumah Sakit,”kata Toreski kepada FAJAR.Toreski menjelaskan, awalnya dirinya ingin mencabut dan memasang gigi di dokter gigi praktek dekat rumahnya. Dokter gigi praktek menyarankan menggunakan fasilitas rumah sakit milik pemerintah. Lantaran, dirinya memiliki kartu peserta BPJS mandiri. Atas saran dokter ini, dia mengambil rujukan di Puskesmas Masamba, Senin 15 Juli lalu.Bermodal surat rujukan ini dibawa ke rumah sakit. Tiba di rumah sakit, calon pengacara ini harus menunggu dokter gigi yang menghadiri undangan. Sempat perawat gigi yang minta menangani pencabutan gigi. Namun, ditolak oleh yang bersangkutan. Setelah dokter datang, proses administrasi berlangsung. Dokter gigi juga melakukan negosiasi. Pihak dokter menjelaskan, biaya gigi yang dicabut dan akan dipasang hanya dapat ditanggung BPJS sebanyak Rp250 ribu. Dokter meminta membayar Rp350 ribu. Lantaran gigi yang dipasang merupakan milik pribadi dokter gigi. Selain ada selisih Rp100 ribu.

Komentar


VIDEO TERKINI